Notification

×

Iklan

Iklan

Cari Nahkoda Baru, DPD Golkar Jabar Gelar Musda ke- XI

Selasa, 31 Maret 2026 | 19:55 WIB Last Updated 2026-04-02T06:07:09Z

Sekretaris DPD Partai Golkar Jabar, MQ Iswara,
Caption : Sekretaris DPD Partai Golkar Jabar, MQ Iswara,didampingi Ketua Panitia Penyelenggara Musda Yod Mintaraga, Ketua Steering Committee (SC) Yomanius Untung, dan Ketua Organizing Committee (OC) Deden Nasihin.saat memberikan keterangan kepada media


KOTA BANDUNG.LENTERAJABAR.COM
,- Dewan Pimpinan Pusat Partai Golkar, memberikan persetujuan kepada DPD Golkar Jabar untuk melaksanakan Musyawarah Daerah (Musda) ke-XI.


Musda partai berlambang pohon beringin ini akan dimulai pada tanggal 1-3 April 2026, di hotel Trans Kota Bandung. Seluruh persiapan dikebut, termasuk pembentukan panitia hingga mekanisme pemilihan ketua.


“Alhamdulilah surat dari DPP baru keluar pada 29 Maret 2026. Sebelumnya, DPD Golkar Jabar telah mengajukan permohonan jadwal Musda sejak 26 September 2025, sekaligus menyampaikan susunan kepanitiaan hasil rapat pleno,”ujar Sekretaris DPD Partai Golkar Jabar, MQ Iswara, kepada wartawan di Kantor DPD Golkar Jabar, Jalan Maskumambang, Kota Bandung, Selasa (31/3/2026).


Menurut Iswara dalam struktur tersebut, posisi Ketua Panitia Penyelenggara Musda Yod Mintaraga, Ketua Steering Committee (SC) Yomanius Untung, dan Ketua Organizing Committee (OC) Deden Nasihin.


“Waktu persiapannya singkat, tapi seluruh perangkat Musda sudah siap bekerja, surat keputusan (SK) kepanitiaan telah diteken lengkap pada 30 Maret 2026,” ujar Iswara.


Pada Musda kali ini, lanjut Iswara, total terdapat 33 pemilik suara yang berasal dari DPD kabupaten/kota, DPD Partai Golkar Jabar, organisasi sayap, organisasi pendiri dan didirikan, hingga unsur DPP dan Dewan Pertimbangan.


Ketua Panitia Penyelenggara Musda, Yod Mintaraga menambahkan, seluruh aspek teknis pelaksanaan, mulai dari jadwal, materi sidang, hingga mekanisme pemilihan ketua sudah disiapkan.


“Termasuk yang utama adalah proses pemilihan Ketua DPD Partai Golkar Jawa Barat yang baru,” ujar Yod Mintaraga.


Sementara Ketua SC Musda, Yomanius Untung, mengatakan bahwa pendaftaran bakal calon ketua akan dibuka sejak hari pertama pelaksanaan.


Setiap calon, kata dia, wajib mengantongi dukungan minimal 30 persen dari total 33 pemilik suara atau setidaknya 10 dukungan sah.


“Setiap pemilik suara hanya boleh memberikan dukungan kepada satu calon. Jika ganda, otomatis gugur,” ujar Yomanius.


Selain dukungan, calon juga harus memenuhi sejumlah syarat, di antaranya aktif minimal lima tahun, berpendidikan minimal S1, serta memiliki rekam jejak prestasi, dedikasi, disiplin, loyalitas, dan tidak tercela.


Persaingan Mulai Memanas


Suhu politik Partai Golkar Jawa Barat mulai memanas dengan munculnya dua nama kandidat. Kedua nama yakni anggota DPR RI Daniel Mutaqien Syafiuddin, dan anggota DPRD Jawa Barat Ahmad Hidayat.


Kedua nama ini disebut sebagai calon kuat dan diperkirakan akan bertarung memperebutkan posisi kursi Golkar Jabar 1.


Salah seorang kandidat, Ahmad Hidayat, bahkan mengklaim telah mengamankan dukungan mayoritas dari Dewan Pimpinan Daerah (DPD) tingkat kabupaten/kota.


Di sisi lain, Daniel Mutaqien Syafiuddin pun mulai lakukan langkah strategis untuk menggalang kekuatan. Sejumlah pengamat menilai peta dukungan bisa berubah drastis hingga hari pelaksanaan Musda.


Sebab, dinamika politik internal partai masih sangat cair. Tumbuh dari struktur partai Kedua kandidat memiliki latar belakang dan basis kekuatan yang berbeda. Ini menambah daya tarik siapakah sosok yang akan meneruskan estafet kepemimpinan Golkar di Jawa Barat. ***

×
Berita Terbaru Update