KABUPATEN BANDUNG BARAT.LENTERAJABAR.COM, - Dinas Sosial Jawa Barat terus memberikan Layanan Dukungan Psikososial (LDP) kepada para pengungsi di Desa Pasirlangu, Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bandung Barat (KBB), Rabu (28/1/2026). Pelaksanaan LDP difokuskan pada pemulihan kondisi psikologis dan penguatan ketahanan mental pengungsi setelah lima hari berada di pengungsian.
Kepala Dinas Sosial Provinsi Jawa Barat Noneng Komara Nengsih mengatakan, berbagai kegiatan dilakukan dengan pendekatan partisipatif dan menyenangkan. Tujuannya, agar para pengungsi dapat kembali merasa aman, tenang, dan bersemangat menjalani masa pemulihan pascabencana.
Bagi pengungsi dewasa, kegiatan LDP meliputi senam ringan bersama untuk menyegarkan tubuh dan meredakan ketegangan. Selain itu, pengungsi diajak membereskan lingkungan pengungsian serta membersihkan sampah. Aktivitas tersebut tidak hanya dapat menjaga kebersihan dan kesehatan, tetapi juga memperkuat rasa kebersamaan, kepedulian, dan gotong royong di antara para pengungsi.
Sementara itu, perhatian khusus juga diberikan kepada pengungsi anak. Sebanyak 75 pengungsi anak mengikuti kegiatan LDP yang dilaksanakan melalui kolaborasi Dinsos Jabar dengan Brimob Resimen 1 Pasukan Pelopor Kedung Halang, Bogor.
Anak-anak diajak bermain, menggambar, memainkan permainan tradisional, serta mengikuti aktivitas kreatif dan rekreatif. Kegiatan tersebut dapat membantu anak mengekspresikan emosi, mengurangi rasa takut, dan mengembalikan keceriaan.
"Dukungan psikososial diberikan agar pengungsi mampu bangkit secara mental dan emosional serta menjalani masa pemulihan dengan lebih kuat dan optimis," ujar Noneng di Desa Pasirlangu, Rabu (28/1/2026).
Selain memberi dukungan psikososial, Dinsos Jabar juga terus menyediakan pangan bagi pengungsi yang dimasak di dapur umum.
Noneng dan para relawan bahkan turun langsung ke dapur umum untuk memasak makanan bagi para pengungsi. Salah satu relawan yang terlibat secara sukarela yakni Chef David Cailleba, seorang juru masak asal Prancis.
"Sinergi antara pemerintah daerah dan relawan ini memperlihatkan kuatnya semangat gotong royong lintas latar belakang demi membantu warga terdampak bencana," kata Noneng.
Melalui kehadiran langsung di dapur umum dan lokasi pengungsian, Dinas Sosial Provinsi Jawa Barat menegaskan, penanganan bencana tidak hanya soal bantuan logistik dan program, tetapi juga kehadiran nyata, empati, dan kepedulian langsung kepada pengungsi.
Sinergi layanan dasar, dukungan psikososial, dan sentuhan kemanusiaan diharapkan mampu mempercepat proses pemulihan para pengungsi longsor di Pasirlangu, Kabupaten Bandung Barat.(red/ris)
