
Caption : Anggota DPRD Provinsi Jawa Barat dari Fraksi Partai Amanat Nasional, H. Raden Tedi,S.T.,M.M. (Foto Istimewa)
BANDUNG.LENTERAJABAR.COM, -- Anggota DPRD Provinsi Jawa Barat dari Fraksi Partai Amanat Nasional, H. Raden Tedi,S.T.,M.M. ingatkan Pemprov Jabar lebih serius menjaga stabilitas harga Kebutuhan pokok masyarakat (kepokmas)menjelang bulan suci Ramadhan.
Menurut legislator partai berlambang matahari putih dengan 32 pancaran sinar ini,berdasarkan pengalaman tren kenaikan harga kebutuhan pokok kerap berulang setiap tahun dan berpotensi memberatkan masyarakat, terutama kelompok berpenghasilan rendah dan rentan,tegasnya.
Lebih lanjut dikatakan Sekretari Fraksi PAN DPRD Provinsi Jabar ini, Ramadhan seharusnya menjadi momentum penguatan solidaritas sosial, bukan justru diwarnai keresahan akibat lonjakan harga bahan pangan. Karena itu, ia meminta Pemprov Jabar melakukan langkah-langkah antisipatif sejak dini, mulai dari penguatan stok hingga pengawasan distribusi.
Ditambahkan Wakil Ketua Komisi IV DPRD Provinsi Jawa Barat ini,Setiap menjelang Ramadhan, persoalan harga pangan selalu menjadi perhatian. Pemerintah daerah harus hadir memastikan ketersediaan dan keterjangkauan harga, agar masyarakat dapat menjalankan ibadah dengan tenang,tuturnya,Jumat, (23/1/2026).
Ia menilai, koordinasi lintas sektor menjadi kunci dalam menjaga stabilitas harga. Dinas terkait, BUMD pangan, hingga pemerintah kabupaten/kota perlu bergerak serempak untuk memastikan pasokan aman dan distribusi berjalan lancar.
Kang Tedi mendorong optimalisasi operasi pasar di daerah-daerah yang rawan mengalami lonjakan harga. Selain itu, pengawasan terhadap praktik penimbunan dan spekulasi harga harus diperketat. Jangan sampai, kata Iwan, momentum Ramadhan dimanfaatkan oknum tertentu untuk mencari keuntungan berlebihan yang merugikan masyarakat luas.
Pengendalian harga bukan hanya soal ekonomi, tapi juga soal keadilan sosial. Negara dan pemerintah daerah punya kewajiban melindungi daya beli masyarakat,pungkas wakil rakyat dari dari Daerah Pemilihan (Dapil) Jabar XII meliputi Kabupaten Subang, Kabupaten Sumedang dan Kabupaten Majalengka (SMS) ini.(Red/AdPar)