
Caption : Anggota DPRD Provinsi Jawa Barat dari Fraksi Partai Gerindra Daerah Pemilihan Jabar 2 Kabupaten Bandung, Mayjen (Purn) Dr. Taufik Hidayat, SH, MH,(foto istimewa)
BANDUNG.LENTERAJABAR.COM,-- Berdasarkan informasi yang dihimpun pemerintah melalui Kementerian Sosial, untuk tahun 2026, telah menargetkan pembangunan sekolah rakyat sebanyak 100 sekolah.
Rencana itu, dalam penyelenggaraan teknis di lapangan sudah direspon oleh daerah. Respon itu, diimplementasikan dengan telah dimulainya pembangunan fisik sekolah rakyat.
Kondisi itu, sudah nampak di Kabupaten Bandung. Di daerah ini, pada Januari 2026, telah direalisasikan Ground Breaking pembangunan sekolah rakyat. Sekolah itu, dibangun di Kampung Cipetir, Desa Soreang, Kecamatan Soreang
Sebagai wakil rakyat pihaknya memberikan apresiasi dan mendukung atas dibangunnya sekolah rakyat itu, ungkap Anggota Fraksi Partai Gerindra DPRD Jabar Dapil Kabupaten Bandung, Mayjen (Purn) Dr. Taufik Hidayat, SH, MH, dalam keterangannya kepada media baru-baru ini.
Lebih lanjut legislator partai berlambang kepala burung garuda ini mengatakan dengan mulai dibangunnya Sekolah Rakyat di salah satunya Kecamatan di wilayah Kabupaten Bandung ini, merupakan wujud nyata keseriusan pemerintah daerah untuk mendukung Program Nasional Pemerintah .
"Sekolah Rakyat merupakan salah satu program unggulan Presiden Prabowo Subianto , dalam rangka mewujudkan Indonesia emas pada tahun 2045 melalui pemerataan pembangunan pendidikan untuk seluruh rakyat Indonesia" kata Taufik.
Sekolah Rakyat, ungkap Taufik merupakan upaya menuntaskan pemerataan pendidikan terutama bagi masyarakat yang saat ini ada dalam kondisi miskin ekstrim.
Bagi Kabupaten Bandung, dengan merujuk pada data statistik tahun 2024, dengan jumlah penduduk yang mencapai 3,7 juta jiwa, prosentase penduduk miskin ada di 3,7 persen . Dari jumlah itu prosentase tersebut sebesar 0,5 persen ada di kondisi miskin ekstrim, dengan mempertimbangkan kondisi faktual tersebut, kehadiran sekolah rakyat dapat memberikan manfaat maksimal yaitu bagi masyarakat yang ada dalam kondisi miskin ekstrim bisa menyekolahkan anaknya secara tuntas.
Menurutnya melalui kehadiran Sekolah Rakyat terutama di Kabupaten Bandung dapat mendukung wajar Dikdas 12 tahun, pungkas Kang Taufik sapaan akrab Anggota Komisi 1 DPRD Provinsi Jawa Barat peraih gelar doltor bidang hukum ini.(Red/AdPar)