.

Vaksinasi Tenaga Pengajar dan Penerapan Prokes Penting Jelang KBM

Caption : Anggota Fraksi Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (F-PDIP) DPRD Provinsi Jawa Barat.Hj.Sumiyati,S.Pd,I,.M.I.Pol.

BANDUNG.LENTERAJABAR.COM
,--Pemerintah Provinsi Jawa Barat berencana membuka kembali kegiatan belajar mengajar (KBM) tatap muka di sekolah dan DPRD Provinsi Jawa Barat mendukung penuh rencana tersebut.

Anggota Fraksi Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (F-PDIP) DPRD Provinsi Jawa Barat.Hj.Sumiyati,S.Pd,I,.M.Ipol. mengatakan, dengan rencana akan dibuka kembali KBM tatap muka, ada beberapa catatan yang harus di perhatikan terutama mengenai penerapan protokol kesehatan.

Lebih lanjut dikatakannya jika Pemprov Jabar berencana buka sejumlah sekolah, saya dukung tapi dengan meminta Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Barat dapat segera melakukan percepatan vaksinasi kepada para guru dan tenaga pendidik 
saat diminta tanggapannya melalui telepon selulernya,Rabu (5/5/2021). 

Menurut legislator partai berlambang banteng moncong putih ini, hal tersebut penting dilakukan sebagai salah satu persiapan menghadapi pembelajaran tatap muka akan dimulai pada bulan juli mendatang. 

“Percepatan vaksinasi khususnya pada guru-guru yang sebentar lagi sedang mengejar target pada bulan juli akan melakukan pembelajaran tatap muka dengan sistem-sistem yang sudah diperbaharui,” katanya. 

Kami berharap agar mereka diprioritaskan terutama kepada para pekerja di sektor pelayanan publik, kalau bisa secepatnya bisa dilakukan,kata wakil rakyat yang duduk di Komisi III DPRD Provinsi Jawa Barat ini. 

Sum sapaan akrabnya menegaskan, kesehatan tenaga pengajar sangat penting untuk diperhatikan selain penerapan protokol kesehatan pada pelaksanaan KBM tatap muka.

Ditambahkannya ketika guru belum di vaksin maka kita harus backup untuk memastikan kesehatan para pengajar,agar proses KBM tatap muka di era new normal dapat berjalan aman,tegas ibu dari tig putra ini yaitu Gilang Esa Mohammad, Gandhi Dwiki Mohammad dan Guruh Tri Mohammad.(Rie/Adikarya).