.

Patut Dicontoh Kolaborasi Masyarakat Tionghoa,RS Kebonjati dan Pemkot Bandung Masifkan Vaksinasi

Caption : Wali Kota Bandung, Oded M Danial dan Siti Muntamah saat meninjau pelaksanaan vaksinasi Covid-19 di Yayasan Dana Sosial Priangan (YDSP) Jalan Nana Rohana, Kota Bandung.

BANDUNG.LENTERAJABAR.COM
,--Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung terus berupaya memasifkan proses pelaksanaan vaksinasi Covid-19 di Kota Bandung, sebagai bentuk penanganan virus Corona.

Kali ini, Pemkot berkolaborasi dengan Komunitas Masyarakat Peduli Tionghoa dan Rumah Sakit Kebonjati melakukan Bakti Sosial Vaksinasi Massal bagi 3.000 Lansia di Yayasan Dana Sosial Priangan (YDSP) Jalan Nana Rohana, Kota Bandung, Senin 15 Maret 2021.

Wali Kota Bandung, Oded M Danial berharap, melalui percepatan vaksinasi Covid-19 dapat membuat pandemi Covid-19 segera berakhir. Untuk itu, ia mengajak seluruh stakeholder bersama-sama mendukung percepatan vaksinasi Covid-19.

"Insyaallah, Tuhan akan melihat upaya-upaya kita menghadapi Covid. Mudah-mudahan Tuhan menilai ikhtiar kita dan Covid segera diangkat," tutur Oded saat menghadiri kegiatan vaksinasi.

Oded mengapresiasi kegiatan vaksinasi Covid-19 yang akan berlangsung mulai hingga 19 Maret 2021 mendatang. Khususnya terhadap Komunitas Tionghoa yang senantiasa membantu pemerintah dalam menangani pandemi selama 12 bulan ini.

Oded mengakui, selama ini Komunitas Tionghoa selalu membantu masyarakat yang terdampak pandemi melalui kegiatan bakti sosial.


Pada kegiatan ini pula, Komunitas Tionghoa menerjunkan tim relawan vaksinator guna mempercepat pelaksanaan vaksinasi.

"Mang Oded menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh komunitas terutama YDSP. Tentu saja saya berharap, tim relawan ini akan membantu menghadapi Covid sampai tuntas di Kota Bandung," harapnya.

Caption :Wali Kota Bandung, Oded M Danial bersama Ketua Yayasan Dana Sosial Priangan, Herman Wijaya

Di tempat sama, Ketua Yayasan Dana Sosial Priangan, Herman Wijaya mengungkapkan, sejak awal pandemi yayasan-yayasan Tionghoa di Kota Bandung yang tergabung menjadi sebuah Komunitas Tionghoa berkomitmen membantu pemerintah dalam melawan Covid-19.

Mereka telah menggelar 600 lebih kegiatan bakti sosial untuk membantu masyarakat terdampak pandemi. Ketika ada program vaksinasi, pihaknya berkomitmen mendukungnya guna memutus mata rantai penyebaran Covid-19.

Menurut Herman, vaksinasi massal tersebut tidak hanya menyasar Lansia dari kalangan komunitas Tionghoa, namun untuk seluruh Lansia di Kota Bandung.

"Kami berharap dengan terlaksana vaksinasi massal dapat segera mempercepat memutus rantai Covid-19," harapnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Bandung, dr Ahyani Raksanagara mengatakan, pada tahap dua ini sudah ada 32 ribu di Kota Bandung yang menerima Vaksin Covid-19, dan 16 ribu diantaranya yaitu lansia.

"Sekitar 32.000 sampai Sabtu di luar lembaga yang melaksanakan (vaksinasi) massal," ungkapnya/(Rie/Red)