.

Wagub Jabar Uu Ruzhanul Apresiasi Kegiatan Saba Desa

Wakil Gubernur (Wagub) Jawa Barat (Jabar) Uu Ruzhanul Ulum saat menghadiri Saba Desa yang digelar Asosiasi Perangkat Desa Seluruh Indonesia (APDESI) Jabar di Kabupaten Purwakarta

PURWAKARTA.LENTERAJABAR.COM,
--Wakil Gubernur (Wagub) Jawa Barat (Jabar) Uu Ruzhanul Ulum menghadiri Saba Desa yang digelar Asosiasi Perangkat Desa Seluruh Indonesia (APDESI) Jabar di Kabupaten Purwakarta, Selasa (17/11/2020).

Saba Desa merupakan silahturahmi antara perangkat desa, pemerintah kabupaten/kota, dan Pemerintah Daerah (Pemda) Provinsi Jabar. Silahturahmi tersebut bertujuan mempererat komunikasi.

Kang Uu mengatakan, dengan komunikasi yang baik, penyampaian aspirasi masyarakat kepada pemerintah dapat berjalan optimal. Dengan begitu, pemerintah dapat merespons persoalan yang terjadi di masyarakat melalui sejumlah program.

"Komunikasi yang baik antara pemerintah dan masyarakat adalah sampainya keinginan masyarakat kepada pemerintah. Pemerintah hari ini bukan hanya top down, tapi juga ti handap ka luhur atau bottom up," ungkap Kang Uu.

"Untuk diketahui bahwa visi misi Jawa Barat Juara Lahir Batin, adalah visi misi masyarakat Jawa Barat, yang diangkat dari cara berkomunikasi seperti pada hari ini (bottom up)," imbuhnya.

Menurut Kang Uu, melalui kegiatan Saba Desa, kepala desa di Jabar dapat menyelaraskan program pembangunan. Selain itu, kolaborasi antar desa dibutuhkan supaya potensi desa di Jabar dapat dikembangkan.

Pemda Provinsi Jabar sendiri menggagas Desa Juara. Desa Juara memiliki tiga pilar, yakni digitalisasi layanan desa, One Village One Company (OVOC), dan Gerakan Membangun Desa (Gerbang Desa).

Dari tiga pilar tersebut turun sederet program, seperti Badan Usaha Milik Desa (BUMDes), Jembatan Gantung Desa (Jantung Desa), Jalan Mulus Desa, Sapa Warga, dan banyak program lainnya. Program-program itu dirancang salah satunya untuk memangkas ketimpangan gap kemiskinan dan digitalisasi perdesaan dengan perkotaan.

"Hidup di desa, pendapatan kota.  Itu harapan kami. Sehingga, warga yang tinggal di desa bisa memiliki pendapatan yang tidak kalah dengan warga yang bekerja di kota," kata Kang Uu.

"Kami ingin masyarakat desa punya pemikiran hebat. Kami dengan Pak Gubernur juga membangun desa yang ada di perbatasan," tambahnya.

Kang Uu pun mengimbau kepada kepala desa di Jabar untuk terus menyosialisasikan dan mengedukasi masyarakat tentang penerapan protokol kesehatan 3M, yakni memakai masker, menjaga jarak, dan mencuci tangan dengan sabun. Tujuannya mencegah penularan COVID-19.

Sekretaris Jendral (Sekjen) DPD APDESI Jabar, Anwar Sadat, mengucapkan terima kasih kepada Kang Uu yang intens membimbing kepala desa untuk terus membangun desa.

"Saya berterima kasih atas selama ini, bimbingan beliau (Kang Uu) para kepala desa sehingga menjadi kompak," kata Anwar.

Kekompakan yang dimaksud Anwar yakni para perangkat desa mampu membangun integritas sehingga jaringan informasi akan terbentuk. Kemudian, perangkat desa paham regulasi, dan perkembangan program pemerintah pusat, provinsi, dan kabupaten/kota.

Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kabupaten Purwakarta Jaya Pranolo mengapresiasi langkah Pemda Provinsi Jabar dalam membangun desa.

"Atas nama Pemerintah Kabupaten Purwakarta kami menghaturkan terima kasih. Telah memberikan salah satu fasilitas untuk desa-desa di Purwakarta yakni enam unit Maskara, tahun kemarin kami dapat tiga," kata Jaya.

Menurut Jaya, Mobil Maskara sangat penting dan bermanfaat bagi perangkat desa yang bertugas di lapangan, khusunya untuk kegiatan-kegiatan sosialisasi berbagai hal terhadap masyarakat.(Rie/Red)