Notification

×

Iklan

Iklan

Sales Tak Bisa Pakai Cara Lama, Komisi Dorong Kepemimpinan dan Sistem Hadapi Ketidakpastian 2026

Selasa, 13 Januari 2026 | 21:36 WIB Last Updated 2026-01-13T14:36:22Z


JAKARTA.LENTERAJABAR.COM
,-- Di tengah situasi makro yang tidak menentu, Iklim (banjir), politik dan ekonomi yang tidak pasti di tahun 2026 ini. Pemimpin sales dituntut untuk mampu mempunyai VISI ke depan untuk memimpin timnya melewati Zona yang menantang di tahun 2026 ini serta mencari loncatan-loncatan agar sales tahun ini bukan hanya tumbuh secara organik, tetapi mampu tumbuh secara eksponensial. 


Sebab jika menerapkan hal-hal yang sama seperti tahun lalu baik pendekatan sales dan promosinya maka hasilnya tidak akan bergeser terlalu jauh seperti tahun lalu. Oleh karena itu pemimpin sales harus mampu mengorkestrasikan timnya untuk bekerja lebih kreatif dan inovatif untuk bisa mencapai loncatan-loncatan yang di harapkan.


Hal-hal tersebut di atas mengemuka dalam webinar yang diselenggarakan oleh KOMISI. Sesi ini menghadirkan pembicara utama Galatia Chandra AA, BSc, PDM (Asia Pacific), CPM (Asia), Chief Executive Officer PT Aktivo Indonesia Sukses, seorang praktisi yang sudah banyak memberikan pelatihan sales leadership baik di Indonesia maupun di manca negara, ia juga penggerak aktif Sales Director Indonesia (SDI).


Dalam paparannya, Galatia menjelaskan bahwa hasil penjualan yang terlihat selama ini sejatinya hanyalah puncak gunung es. Di balik angka omzet dan target, terdapat faktor-faktor yang jauh lebih menentukan, seperti kualitas kepemimpinan, kejelasan proses kerja, disiplin dalam hal eksekusi rencana, serta konsistensi dalam melakukan evaluasi berbasis data.


Menurut Galatia, banyak organisasi terjebak pada upaya memperbaiki hasil tanpa terlebih dahulu membenahi sistem. Padahal, sebagian besar persoalan penjualan bersifat system-driven, bukan semata persoalan individu. Oleh karena itu, ia menekankan pentingnya membangun serta meningkatkan kualitas People, Process, dan Product sebagai fondasi penjualan yang berkelanjutan.


“People merupakan unsur penting dalam penjualan, namun begitu tanpa sistem yang jelas, organisasi akan selalu bergantung pada individu tertentu. Lihatlah bagaimana individu istimewa itu bekerja sehingga menghasilkan hasil yang luar biasa. Buatlah itu menjadi sebuah sistem yang dilakukan oleh seluruh tim sales kita. Sistem yang baik ini membantu memastikan proses berjalan konsisten dan hasil bisa diandalkan serta diulang,” ujar Galatia.


Ia juga menyoroti pentingnya pendekatan Plan–Do–Check–Act (PDCA) sebagai mesin perbaikan berkelanjutan. Tanpa pengukuran yang jelas, organisasi tidak memiliki kendali, dan tanpa kendali tidak akan ada peningkatan yang nyata. PDCA, menurutnya, membantu sales leader keluar dari pola trial and error yang berulang tanpa pembelajaran.



Selain sistem, Galatia juga menekankan pentingnya peranan mentor yang memahami medan serta kegigihan untuk mencoba pendekatan baru. Dalam analoginya, membawa alat yang sama tidak menjamin hasil yang sama jika konteks dan medan tidak dipahami. Probabilitas keberhasilan akan meningkat ketika pembelajaran dilakukan secara terarah dan berbasis pengalaman nyata.


Diskusi dipandu oleh Sekar Tyas Nareswari selaku host yang juga merupakan manager Azko. Dalam sesi tersebut, Sekar menegaskan bahwa forum komunitas memberikan ruang yang netral dan aman bagi para praktisi untuk berbagi persoalan nyata tanpa tekanan kepentingan perusahaan.


“Forum ini kami rancang sebagai ruang yang aman untuk berdiskusi dan bahkan curcol. Karena yang menyelenggarakan adalah komunitas profesi, bukan perusahaan, rekan-rekan sales bisa berbagi masalah nyata tanpa rasa takut. Acara ini gratis, dan para pembicara hadir secara sukarela demi memajukan profesi sales di Indonesia,” ujar Sekar Tyas Nareswari yang juga Master Sales Mentor & Founder Takon Pakar Edutainment.


Sebagai penutup, Indra Hadiwidjaja, Ketua Umum KOMISI, menegaskan bahwa forum ini merupakan bagian dari gerakan pembelajaran berkelanjutan.

“Setiap tanggal 11, KOMISI secara konsisten menghadirkan ruang bagi rekan-rekan sales untuk terus ter-charge—mindset, sistem kerja, dan keberanian menghadapi tantangan. Terdekat, pada 11 Februari, kami kembali menghadirkan pembicara dengan pengalaman pasar regional ASEAN,” terang Indra.


“Melalui rangkaian webinar ini, KOMISI berharap rekan-rekan sales semakin matang secara sistem, kuat secara mental, dan optimis menghadapi tantangan bisnis tahun 2026, yuk seluruh sales di Indonesia bisa bergabung gratis dengan menghubungi IG KOMISI,” pungkas Sekar menutup sesi.(red/ris)

×
Berita Terbaru Update