Dalam suasana yang sederhana dan penuh kehangatan, Prasetyawati disambut oleh jajaran penguruspanti. Ia meninjau langsung fasilitas pengasuhan, ruang perawatan bayi, serta berdialog dengan parapengasuh mengenai kebutuhan operasional dan tantangan yang dihadapi lembaga tersebut. PABS Muhammadiyah Sukajadi selama ini dikenal sebagai lembaga yang memberikan perlindungan dan perawatan bagi bayi serta anak anak yang membutuhkan perhatian khusus.
Pada kesempatan tersebut, Prasetyawati menyerahkan bantuan berupa kebutuhan pokok,perlengkapan bayi, serta dukungan operasional bagi panti. Bantuan tersebut diharapkan dapatmembantu keberlangsungan layanan dan meringankan beban pengelolaan, terutama di tengah meningkatnya kebutuhan selama bulan Ramadhan.
Menurut Prasetyawati, Ramadhan merupakan momentum refleksi sekaligus penguatan solidaritas sosial. Ia menilai bahwa keberadaan panti asuhan bayi seperti PABS memiliki peran strategis dalam menjaga masa depan generasi yang rentan.
“Tanggung jawab sosial bukan hanya milik lembaga tertentu. Ini adalah tanggung jawab bersama.Negara, masyarakat, dan seluruh elemen harus hadir memastikan anak anak ini tumbuh dengan layakdan penuh kasih,” ujarnya.
Sebagai legislator di tingkat provinsi, ia menegaskan bahwa kerja kerja politik harus berdampak nyata.Fungsi legislasi, penganggaran, dan pengawasan di DPRD tidak boleh terlepas dari denyut kebutuhan masyarakat. Kegiatan sosial seperti ini, menurutnya, menjadi bagian dari komitmen untuk memastikan kebijakan yang diperjuangkan selaras dengan realitas di lapangan.
Ia juga menekankan pentingnya kekompakan dan gerak bersama dalam menghadirkan perubahan.Bagi Prasetyawati, kerja yang terorganisir dan konsisten akan menghasilkan dampak yang dirasakan langsung oleh masyarakat, terutama kelompok yang paling membutuhkan perhatian.
Pengurus PABS Muhammadiyah Sukajadi menyampaikan apresiasi atas kunjungan dan perhatian yang diberikan. Mereka berharap dukungan tersebut tidak berhenti pada momen tertentu, melainkan dapat berlanjut melalui sinergi yang lebih luas, baik dalam bentuk dukungan kebijakan maupun kolaborasi program sosial.
Kegiatan ditutup dengan doa bersama dan sesi foto bersama para pengurus. Di akhir kunjungannya, Prasetyawati mengajak seluruh elemen masyarakat untuk menjadikan Ramadhan sebagai titik tolak memperkuat kepedulian sosial.
“Semoga setiap langkah kecil yang kita lakukan hari ini menjadi bagian dari upaya besar membangun Jawa Barat yang lebih berkeadilan dan berperikemanusiaan,” ungkapnya.(red/****)


