.

Legislator Hasbullah : APBD 2020 Jabar Mengalami Penurunan

Anggota DPRD Provinsi Jawa Barat Hasbullah Rahmat

BANDUNG.LENTERAJABAR.COM,- Imbas wabah Coronavirus Disease 2019 (Covid-19) menyebabkan Angaran Pendapatan Daearah (APBD) Provinsi Jawa Barat 2020 mengalami penurunan.

Dengan adanya penurunan tersebut  mengakibatkan program Gubernur Jawa Barat di Rencana Pembangunan Jangka Panjang Daerah(RPJMD) tersendat,ungkapnya kepada wartawan Jumat (12/6/2020) di kantor DPRD Jabar jalan Diponegoro no 27 Kota Bandung.

Menurut anggota DPRD Provinsi Jawa Barat Hasbullah Rahmat , saat ini pendapatanya turun hampir Rp 7 triliun sementara alokasi anggaran yang seharusnya di alokasikan untuk alat kesehatan dan Bantuan Sosial(Bansos) kurang lebih Rp 6,8 triliun.

Lebih lanjut dikatakan Anggota Komisi V DPRD Jabar ini,  APBD Jabar yang seharusnya dipakai untuk program Gubernur Jawa Barat dialihkan untuk penanganan covid-19 di Jabar,jelas legislator senior Partai Amanat Nasional (PAN) ini.

Ditambahkan politisi partai berlamabang matahari bersinar terang ini,hampir semua program RPJMD Gubernur Jabar tahun 2020 tidak jalan,tutur wakil rakyat daerah pemilihan (dapil) Jabar VIII Kota Depok dan Kota Bekasi ini.

Untuk itu, Ia berharap progam Gubernur Jawa Barat yang sudah tercantum di dalam RPJMD 2020 bisa dilanjutkan dan tuntas pada 2021 mendatang,kata wakil rakyat yang juga Ketua Badan Kehormatan (BK) Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Jawa Barat.

Diharapkan,tahun 2021 bisa  program RPJMD gubernur bisa kita tuntaskan di 2021 dan membayar hutang RPJMD 2020, Pungkas Hasbullah yang juga Ketua DPW Partai Amnat Nasional Jawa Barat ini.(Rie/Red)