
Caption : Anggota Komisi 1 DPRD Provinsi Jawa Barat, Mayjen ( Purn) Dr.H. Taufik Hidayat, SH, MH, (foto Istimewa)
BANDUNG.LENTERAJABAR.COM,-- Jawa Barat memiliki jumlah penduduk terbesar dan luasnya wilayah hal ini tentunya menjadi persoalan baik dari segi administrasi maupun pembiayaan yang proposional untuk itu jalan terbaik dengan Pemekaran wilayah atau pembentukan Daerah Otonom Baru ( DOB) merupakan rencana program pembangunan yang harus diselesaikan secara tuntas.
Di Jabar, ada beberapa daerah yang sudah disiapkan menjadi DOB. Pihak legislatif Jabar mendukung agar rencana DOB dapat segera diselesaikan.
Hal ini, diungkapkan Anggota Komisi 1 DPRD Provinsi Jawa Barat, Mayjen ( Purn) Dr. Taufik Hidayat, SH, MH, dari daerah pemilihan Jabar 2 Kabupaten Bandung dalam keterangannya kepada media, baru-baru ini.
Taufik, dalam keterangannya mengatakan hal yang dikawal dalam rangka mempercepat DOB adalah pesyaratan administrasi pemekaran Daerah Otonomi Baru (DOB) . Salah satu DOB yang dikawal untuk penyelesaiannya adalah Kabupaten Sukabumi Utara (KSU).
Syarat untuk KSU, saat ini telah rampung dan kini tinggal menunggu keputusan pemerintah pusat terkait pencabutan moratorium.
Ditambahkannya untuk DOB, dalam rekomendasi Laporan Keterangan Pertanggungjawaban ( LKPJ) Gubernur Jabar tahun 2025 yang sudah disampaikan pada pertengahan Mei 2026, pihak DPRD Jabar berkomitmen untuk mengawal penataan dan pemekaran daerah serta pendampingan peningkatan indeks daerah.
Dukungan lain yang diberikan untuk mengawal DOB, adalah penguatan koordinasi dengan DPR RI dan DPD RI dalam memperjuangkan kepentingan daerah.
" untuk daerah lain DOB dalam rangka percepatan pembentukan diminta segera mempersiapkan dana cadangan untuk operasional DOB " pungkas Taufik anggota Fraksi Gerindra DPRD Provinsi Jawa Barat.(Red/AdPar)