KABUPATEN PURWAKARTA.LENTERAJABAR.COM,- Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) atau Milangkala Desa Linggamukti ke-45 Kecamatan Darangdan, Kabupaten Purwakarta berlangsung meriah dan disambut antusias oleh seluruh lapisan masyarakat, pada hari Selasa 19/5/2026
Sejak pagi, masyarakat sudah mulai berdatangan untuk mengikuti rangkaian kegiatan Hajat Bumi Linggamukti yang digelar, mulai dari karnaval arak-arakan dongdang sepanjang jalan desa sebagai simbol kebersamaan dan pelestarian budaya lokal.
Kegiatan ini menjadi wujud nyata rasa syukur masyarakat atas hasil bumi serta keberkahan hidup yang mereka rasakan sepanjang tahun.
Dalam pelaksanaannya, warga berkumpul untuk melaksanakan doa bersama, sekaligus menikmati berbagai pertunjukan seni tradisional yang menjadi ciri khas daerah.
Acara ini di hadiri Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Jawa Barat Maula Akbar Mulyadi Putra, S.I.Pol, wakil rakyat dari Daerah Pemilihan (Dapil) Jabar 10 meliputi Kabupaten urwakarta dan Kabupaten Karawang,
Menurut A Ula sapaan akrab Maula Akba legislator dari gerindra ini,memberikan apresiasi,ikut senang dan bangga bahwa acara ini disiapkan sebagai bentuk syukur dan kebersamaan seluruh masyarakat Desa Linggamukti dengan jajaran pemerintahan di bawah kepemimpinan bUpati Saepul Bahri Binzein (akrab disapa Om Zein), dengan wakilnya Abang Ijo Hapidin.
Lebih lanjut dikatakan politisi partai berlambang burung garuda,kegiatan ini menjadi wujud nyata rasa syukur masyarakat atas hasil bumi serta keberkahan hidup yang mereka rasakan sepanjang tahun.
Hajat lembur yang telah lama menjadi bagian dari budaya masyarakat Jawa Barat ini tidak sekadar seremoni tahunan.Lebih dari itu, tradisi ini sarat makna spiritual, sosial, dan budaya yang terus dijaga lintas generasi.
Keunikan prosesi serta kekayaan seni tradisional yang ditampilkan mampu menarik perhatian wisatawan yang ingin mengenal lebih dalam budaya Sunda.
Hajat Bumi menjadi ruang interaksi yang mempertemukan berbagai lapisan masyarakat dalam suasana penuh kebersamaan.
Dengan tetap dilestarikannya tradisi ini, masyarakat tidak hanya menjaga identitas budaya, tetapi juga memperkuat hubungan sosial antarwarga.
Perayaan ini juga semakin semarak dalam rangka memperingati milangkala Desa Linggamukti ke-45. Pada malam harinya, kegiatan dilanjutkan dengan hiburan rakyat yang dipusatkan di Lapangan Linggajati. Ribuan warga memadati lokasi untuk menyaksikan berbagai pertunjukan seni yang disuguhkan.
Bupati Purwakarta, Saepul Bahri Binzein atau yang akrab disapa Om Zein, turut memberikan apresiasi terhadap pelaksanaan tradisi ini.
Ia mendorong agar kegiatan serupa dapat terus dilestarikan dan diadopsi oleh desa-desa lain di wilayah Purwakarta. Dalam kesempatan tersebut, Om Zein juga mengingatkan pentingnya memahami sejarah dan perjuangan para leluhur dalam membangun desa.
Hajat Bumi menjadi perekat yang menghimpun seluruh elemen masyarakat, menyatukan mereka dalam satu ikatan persaudaraan yang kuat
Tradisi ini juga menjadi simbol keberlangsungan kehidupan desa serta pelestarian nilai-nilai luhur yang diwariskan secara turun-temurun.(Red/AdPar)


