.

Legislator Hj.Sumiyati Gelar Reses Serap Aspirasi Warga Margajaya Bekasi Selatan

Caption : Anggota DPRD Provinsi Jawa Barat dar fraksi PDIP, Hj.Sumiyati Mochtar Mohamad,S.Pd.I.,M.IPol  foto bersama konstituen seusai kegiatan reses

KOTA BEKASI.LENTERAJABAR.COM
, - Masa reses DPRD Provinsi Jawa Barat (Jabar) dimanfaatkan para legislator setempat untuk lebih intens dengan masyarakat di daerah pemilihannya (dapil).

Begitu pula yang dilakukan anggota DPRD Provinsi Jawa Barat dar fraksi PDIP, Hj.Sumiati Mochtar Mohamad,S.Pd.I.,M.IPol yang memanfaatkan masa reses di Kota Bekasi, tak hanya menyapa warga, namun juga mendengarkan aspirasi warga terkait kebutuhan lingkungan. 

Seperti pada reses di wilayah Kelurahan Margajaya Bekasi Selatan, tepatnya di RW 01/ RT 04, Jum'at (4/11/2022). Anggota DPRD Jabar yang dipercaya 2 periode ini mengungkapkan, dirinya ingin memberikan yang terbaik untuk warga di lingkungan tersebut.

Permintaan warga kepada pemerintah yang akan dijembatani Sumiati, mulai dari perlengkapan posyandu, seperti timbangan balita. Kemudian dari Dewan Kemakmuran Masjid (DKM) di wilayah setempat pada forum reses itu juga menyampaikan kebutuhan pengeras suara (toa) dan amplifier untuk masjid, yang akan digunakan untuk memperingati Maulid Nabi. 

Pada kesempatan itu, Ketua RT 04 mengungkapkan, persoalan saluran air yang cukup vital untuk pencegahan banjir bagi warga wilayah itu, sudah diajukan ke pemerintah melalui program Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) selama 3 tahun ini sejak 2018.

"Permohonan ini sangat penting bagi kami untuk pencegahan banjir, dan sudah diajukan 3 tahun ini. Tapi kaitodak ada yang mengawal, maka sampai sekarang belum diakomodir," ucap Ketua RT 04.

Selanjutnya, persoalan jalan lingkungan atau jaling, disampaikannya, bahwa di wilayah ini banyak tanah yang tidak bersurat, banyak tanah wakaf, dan  tanah waris. Tanah itu masih urugan sehingga becek. Misalnya jalan sepanjang 150 meter di kampung Medan, Margajaya.

"Karena tanahnya tidak ada surat-suratnya, maka tidak bisa mengajukan perbaikan jaling," katanya.

Ketua RT itupun meminta Sumiati bisa menjembatani, agar dapat dilakukan pembangunan jalan lingkungan.

Selanjutnya, Ketua RW 01 Margajaya Danang Utomo, mengungkapkan aspirasinya tentang tanggul sepanjang 13 meter yang jebol diterjang banjir kiriman.

"Pada tanggal 26 Juli 2022 kami bersurat ke Dinas Bina Marga soal tanggul jebol tersebut, dan bertemu juga Plt Tri Adhianto, namun tidak ada solusi. Malah kami disuruh dimedsoskan, agar Kementerian PU turun. Kami hanya bisa berharap, dengan tidak ada solusi itu, semoga tidak terjadi banjir lagi," ungkap Danang.

Menanggapi beberapa aspirasi warga Margajaya itu, Sumiati menyampaikan, soal jalan lingkungan, perlu dikordinasikan bersama Kepala Daerah, atau PLT Wali Kota.

"Karena mengenai jaling itu kewenangan wali kota," kata Sumiati.

Ia menjelaskan, untuk pekerjaan proyek tahun anggaran 2023 di Jabar sudah ketok palu, maka solusinya harus kordinasi dengan Walikota.

Anggota Komisi III DPRD Provinsi Jawa Barat Sumiyati berjanji siap mengawal aspirasi warga yang belum terealisasi agar segera terealisasi,tutur srikandi partai berlambang banteng moncong putih ini.

"Nanti kami akan kordinasi dengan PLT Wali Kota untuk membawa aspirasi ini, sehingga dapat diakomodir, memang aspirasi itu perlu dikawal agar terealisir," ucap Sumiyati.

Untuk permintaan timbangan bayi dari Tim PKK, kader PDIP ini berjanji akan mengakomodir permintaan tersebut.

Dikesempatan itu, Sumiyati juga memastikan warga RT04/01 Margajaya sudah melakukan vaksin tiga kali. Sayangnya, rata-rata warga vaksin baru 2 kali. 

Ke depan Sumiyati akan hadir kembali untuk membantu vaksinasi booster (ketiga), mendatangkan vaksin yang saat ini sudah habis.(Rie.AdPar)