.

Pebisnis Kuliner Wajib Baca!! 8 Insight Penting Preferensi uliner Online Milenial & Gen

Ilustrasi Restoran Padang I Sumber Gambar: Canva.com 

BANDUNG.LENTERAJABAR.COM
,-komitmen Foodizz dan Populix untuk terus memberikan informasi dan insight bagi pelaku bisnis kuliner dilakukan dengan menggelar riset komprehensif yang mengambil sampel sebesar 3.000 responden yang tersebar di 10 kotabesar di Indonesia. 

Tujuan digelarnya riset ini secara spesifik adalah untuk memahami preferensi Gen Z dan Milenial dalam kuliner online dan untuk mengidentifikasi produk/fitur/ layanan yang sesuai dengan preferensi Gen-Z dan Milenial.

Dalam riset dihasilkan beberapa data yaitu mengenai perilaku Gen Z dan Milenial, perilaku dalam makan, perilaku dalam kuliner online dan offline juga pengaruh media dalam kuliner.

Berikut beberapa temuan-temuan menarik:

1. Milenial & Gen-Z memiliki kebiasaan sarapan pagi dengan makanan yang sudah tersedia di rumah atau memasaknya sendiri, sedangkan makan siang dan malam, biasanya dibeli

secara online.

2. Menu masakan Indonesia masih menjadi favorit menu ketika makan 


3. Promo dan rating yang tinggi adalah pertimbangan utama ketika memilih outlet di aplikasi pemesanan.

4. Logo “UMKM lokal” memiliki pengaruh bagi sebagian besar orang.

5. IG adalah media yang paling sering diakses, dimana video dan image carousel adalah konten yang paling sering diperhatikan

6. YouTube adalah platform yang paling banyak memberikan informasi tentang kuliner

7. Millennial lebih awal dan bahkan tepat waktu dalam menggunakan waktu untuk

makannya sedangkan Gen-Z lebih santai dan panjang waktu makannya.

8. Orang kedua yang berperan dalam kuliner online dan offline biasanya adalah Ibu bagi Gen-Z dan pasangan bagi Millennial

Seperti yang diungkapkan Rex, kunci untuk menciptakan insight bahwa kita harus mengelola data, fakta, informasi, knowledge, dan experience atau biasa disebut sebagai Nutrisi Insight.

“Biasakan untuk mulai baca, nonton, dengar berbagai data, mulai cari-cari data sederhana,kalau sudah serius lakukan research daripada pakai asumsi, dan mulai ACTION karena bisnis jadi laris manis karena data!” ujar Rex MArindo, CEO Foodizz dalam kesempatan terpisah.

Laporan lengkap mengenai hasil riset ini bisa bia diperoleh secara gratis dengan mengisi link: bit.ly/riset-foodizz.(Red/Ril)