Notification

×

Iklan

Iklan

Dadan Surya Negara Bersama Komunitas Yayasan Bina Asih Nobar dan Dialog Wakil Rakyat film “Semua Akan Baik-baik Saja”

Jumat, 12 Juni 2026 | 08:10 WIB Last Updated 2026-06-12T01:24:42Z


CIANJUR.LENTERAJABAR.COM
,-- Anggota Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) DPRD Provinsi Jawa Barat RK Dadan Surya Negara,,S.P yang juga selaku Ketua Bidang Pembinaan Masyarakat Rentan dan Disabilitas DPW PKS Jawa Barat mengadakan nobar (nonton bareng) dan Dialog Wakil Rakyat film “Semua Akan Baik-baik Saja” bersama anak-anak istimewa yaitu anak berkebutuhan khusus.


Menurut KDS sapaan akrab wakil rakyat dari pemiliahan Jabar 4 Kabupaten Cianjur ini,saat diminta tanggapannya melalui jaringan  whatsApp telepon selulernya Kamis 11  juni 2026,menerangkan ide awalnya ketua yayasan bina asih cianjur mengirimi saya trailer film "semua akan baik-baik saja" yang disutradarai baim wong, dimana ada salah satu pemeran dari film itu anak berkebutuhan khusus, yang isinya penderitaan, kesabaran dan kekuatan,tutur Anggota Komisi II DPRD Provinsi Jawa Barat yang membidangi perekonomian.  


Lebih lanjut dikatakan  legislator partai berlambang dua buah bulan sabit yang mengapit satu tangkai padi tegak lurus ini,KDS sebagai ketua Bidang Pembinaan masyarakat rentan dan disabilitas (BPMRD) DPW PKS Jawa Barat tergerak untuk mengajak anak-anak disabilitas yang terhimpun dalam komunitas yayasan bina asih nonton bareng (nobar).


Ditambahkan KDS yang juga seorang ustadz/pendakwa ini menyampaikan tujuan positif,berkaitan edukasi dan pesan moral dan renungan dengan nonton film itu agar anak yang berkebutuhan khusus beserta  orang tuanya happy dan bisa mengambil hikmah, inspirasi dari film itu,pungkas alumni Fakultas Budidaya Pertanian Unida Bogor ini.


Dalam film ini syarat pesan moral,kisah ini menjadi refleksi dan renungan mengenai perjuangan hidup masyarakat kelas bawah. Karakter di dalamnya mengajarkan penonton tentang arti ketulusan, keberanian, dan rasa syukur saat menghadapi kerasnya kehidupan.


Film ini berani menghadirkan anak berkebutuhan khusus (Down Syndrome) sebagai pemeran utama untuk memberikan representasi yang nyata dan manusiawi. Pesannya adalah menolak diskriminasi dan memberikan ruang bagi mereka untuk menunjukkan potensi luar biasa mereka tanpa dijadikan sekadar objek belas kasihan.(red/adpar)




×
Berita Terbaru Update