.

Anggota Komisi III Apresiasi bank bjb Dorong Kemajuan Ekonomi Desa Lewat Penghargaan BumDes

Caption : Anggota Komisi III DPRD Jawa Barat, Hj.Sumiyati, S.Pd.I, M.IPol (kiri) saat kunker ke mitra kerja BUMD salah satu kantor cabang bank bjb (foto dok Istimewa)

BANDUNG.LENTERAJABAR.COM
,-- Sebagai bank pembangunan daerah, bank bjb senantiasa memiliki komitmen untuk memajukan perekonomian masyarakat, tak terkecuali masyarakat desa. Oleh karenanya, bank bjb telah menjalin berbagai kerja sama program dengan Badan Usaha Milik Desa (BumDes) di berbagai wilayah, terutama Jawa Barat dan Banten.

Anggota Komisi III DPRD Jawa Barat, Hj.Sumiyati, S.Pd.I, M.IPol,mengapresiasi apa yang dilakukan mitra kerjanya bank bjb dengan menggelar acara Penghargaan terhadap BumDes bjb Bungah yang tercatat telah memaksimalkan perannya dalam memfasilitasi masyarakat di pedesaan dalam upaya mengeliatkan dan mengakses layanan keuangan untuk mengerakan perekonomian. 

Menurut Anggota legislatif (Aleg) yang membidangi keuangan ini,bank bjb mitra kerja komisi III diharapkan dapat mengedukasi tata kelola manajemen keuangan desa yang mana saat ini setiap desa memiliki BUMDes (Badan Usaha Desa). 

Lebih lanjut dikatakan anggota Fraksi PDIP DPRD Provinsi Jawa Barat .Melalui cara Penghargaan terhadap BumDes bjb Bungah ini,sebagai bentuk apresiasi bagi BumDes sebagai agen PPOB bjb,yang memberikan kontribusi terhadap Pendapatan Asli Daerah (PAD) dengan transaksi tertinggi di pembayaran pajak kendaraan dan PBB,” tutur Sum sapaan akrab Hj.Sumiyati,Selasa, (7/11/2021). 

Ditambahkan srikandi partai berlambang banteng moncong putih ini,dengan pemahaman yang baik, para pengurus BUMDes memberikan rekomendasi-rekomendasi perpajakan bagi masyarakat. Langkah ini merupakan upaya untuk meningkatkan kesadaran akan pentingnya membayar pajak. Sebagai salah satu sumber pemasukan bagi daerah, pajak menjadi elemen penting dalam mensukseskan program-program kesejahteraan rakyat, jelasnya. 

Kehadiran bank bjb disini memberikan penguatan ini akan sangat positif mulai dari tata kelola, integritas sistem keuangan desa dan smart village dalam  hal pembangunan desa, tutur Aleg dari dapil Jabar VIII (Kota Bekasi-Depok ) ini .

Kita sadari bersama bahwa selama pendemi Covid-19 yang hampir dua tahun terjadi, sangat berdampak sekali pada sektor perekonomian. Untuk itu pemerintah desa harus menjadi salah satu pendukung dalam penyembuhan ekonomi apalagi didukung oleh bank milik daerah tersebut,pungkas Hj.Sumiyati, S.Pd.I, M.IPol.(Rie/AdPar)