.

Jelang Hari Pahlawan,Para Veteran Serukan Lawan Pandemi Taati Prokes dan Vaksinasi

Caption : Ketua Legiun Veteran Indonesia (LVRI) Kota Bandung Padmo Notowisasto.(foto istimewa)

BANDUNG.LENTERAJABAR.COM,--Jelang peringatan Hari Pahlawan pada 10 November mendatang, Dinas Sosial (Dinsos) Kota Bandung bersama Legiun Veteran Indonesia (LVRI) Kota Bandung menyerukan masyarakat tetap meneladani semangat perjuangan. Namun kali ini, fokus utamanya untuk bersama-sama menghadapi pandemi Covid-19.

Menurut Ketua Legiun Veteran Indonesia (LVRI) Kota Bandung Padmo Notowisasto, nilai-nilai perjuangan masih sangat relevan dan dibutuhkan untuk mengatasi pandemi Covid-19. Karena melibatkan semua elemen masyarakat.

Lebih lanjut dikatakan Padmo,dulu pahlawan dengan bambu runcing dan keberanian. Sekarang itu senjatanya beda, yaitu dengan mentaati disiplin protokol kesehatan (prokes) 5M yaitu  Memakai masker -  Menjaga jarak -  Mencuci tangan pakai sabun, Menjauhi kerumunan dan Membatasi mobilitas serta vaksinasi,papar kakek yang masih kelihatan gagah walaupun sudah sepuh ini.

Padmo berharap, generasi muda Indonesia, khususnya di Kota Bandung ini tidak sampai melupakan catatan sejarah bangsa. Termasuk sejarah pandemi Covid-19 yang juga turut merenggut banyak jiwa,tuturnya bergetar teringat rekan yang gugur dimasa perjuangan. 

Lebih lanjut dikatakan Padmo,"Anak muda jangan sampai melupakan sejarah mulai dari pahlawan kemerdekaan sampai kemarin pahlawan Covid-19. Hargailah para pahlawan yang sudah mengorbankan untuk membantu sesama masyarakat. Mereka sudah berani sekali dengan penyakit yang tidak kelihatan ini,"papar Padmo. 

Tema peringatan Hari Pahlawan tahun 2021 ini yakni "Pahlawanku Inspirasiku". Ungkap Kepala Dinsos Kota Bandung, Tono Rusdiantono kepada lenterajabar.com.di Bandung Jumat 5 November 2021.

Tono berharap tema itu tidak hanya dimaknai secara literasi saja, namun dapat diimplementasikan dalam keseharian.Tema ini sesuai dengan kondisi sosial seseorang bahwa pahlawan tidak hanya mengangkat senjata. Tapi sesuai kondisi masyatakat saat ini, banyak pahlawan di bidangnya masing-masing.

Menurutnya di era modern ini setiap orang memiliki aktivitasnya masing-masing. Makna perjuangan dapat dihadirkan dengan cara memberikan kemampuan terbaiknya. Sehingga perannya mampu berpengaruh positif atau bahkan bermanfaat luas.

Semua bidang kini sedang mencoba bangkit untuk kembali menata dan membangun keberlangsungannya karena terdampak pandemi Covid-19. Seperti sektor ekonomi, sosial, pariwisata, budaya dan bidang lainnya. 

Mudah-mudahan hari pahlawan tahun ini bisa membawa keluar dari pandemi. Karena berjuang di masing-masing levelnya, melaksanakan pekerjaan sesuai dengan tupoksi,jelas Tono.

Selain menjalankan program pemerintah,Dinsos juga coba menghimpun Lembaga Kesejahteraan Sosial (LKS) untuk sama-sama berperan meringankan beban masyarakat miskin. Saat ini sekitar 300 yayasan LKS tercatat di bawah binaan Dinsos Kota Bandung.

Momentum Hari Pahlawan tahun ini solidaritas papat terus di gaungkan untuk membantu sesama di masa pandemi dengan borgotong royong meringankan beban saudara kita yang membutuhkan Ditambahkannya kepedulian sosial tersebut sepertinya tidak terlihat tapi banyak yayasan atau LKS yang masuk dan membantu. 

Seperti kemarin ada yang membantu membayarkan BPJS. Ada juga yang membantu memindahkan warga yang sudah tidak bisa apa-apa ke rumah sakit lebih bagus sampai sembuh. Ada yang memberi kursi roda atau bantuan kaki palsu, dan banyak lagi, pungkasnya.(Ferry Ardiansyah)