.

Berbagi Nasgrat Bantu Yang Membutuhkan Menapaki Tahun Ke Dua

BANDUNG.LENTERAJABAR.COM,-Apa perbedaannya dengan menu di hari-hari biasa, pada edisi spesial ini nasi yang disajikan berwarna merah dan putih, yang bersumber dari beras merah dan beras putih dicetak dalam mangkuk, terlihat mengesankan.

"Kalau lauknya sih ga ada perbedaan, seperti hari-hari biasa, ada buncis pake kornet dan baso, sambal goreng kentang dan perkedel jagung serta dilengkapi air mineral," ujar Dudy pengelola nasi gratis(nasgrat) di kawasan blok Q  Komplek Bumi Panyileukan Cibiru Bandung.

Dudy menambahkan selama dua tahun berjalan, nasi gratis selalu hadir tiap hari minimal 50 porsi dan tidak pernah tersisa, adapun yang mengambil nasgrat ini diantaranya warga sekitar, Satpam, pasukan gorong-gorong, para pemulung, pedagang keliling, pengamen, abang becak dan sebagainya.

Keberadaan nasi gratis ini cukup membantu bagi sejumlah kalangan, terlebih dengan adanya pandemi, otomatis banyak yang kehilangan pekerjaan dan penghasilan

Seperti pengakuan Maman pedagang roti  yang merasa terbantu dengan adanya nasgrat ini walaupun dagangannya bisa mengenyangkan, namun berbeda rasanya ketika belum sarapan nasi.

"Iya pak saya setiap hari lewat sini, selalu mengambil nasgrat, sekalian ngambil buat temen saya,  jadi ngambilnya dua porsi, merasa terbantu tidak harus keluar uang untuk sarapan," ucap Maman tertunduk.


Hal senada dengan Maman, Amang penarik becak mengucapkan terimakasih karena bisa lebih bertenaga saat sudah sarapan nasgrat,  karena sebelum ada penglaris otomatis belum ada biaya untuk sarapan.  Amang kerapkali mengambil nasi gratis untuk dirinya dan beberapa orang temannya seprofesi.

Seiring dengan HUT RI ke-75, maka jumlah nasi gratis yang disajikan pun berjumlah 75 porsi.

Menurut Dudy hal itu dilakukan, agar masyarakat dan warga negara RI selalu ingat jumlah tahun kelahiran negara sskaligus mensyukurinya dengan cara berbagi kepada sesama menjelang tahun baru 1442 hijriah, atau tahun perubahan ke arah yang lebih baik.

Dudy juga mengucapkan terimakasih kepada sejumlah donatur yang selalu membantu berupa beras, lauk pauk hingga biayanya, sehingga dapat berjalan selama dua tahun ini.**