Notification

×

Iklan

Iklan

bank bjb Sabet Penghargaan dari Tempo dan Kadin

Jumat, 29 November 2019 | 18:45 WIB Last Updated 2019-11-29T11:45:28Z
BANDUNG,LENTERAJABAR.COM,- PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Barat & Banten, Tbk. (bank bjb) mencatatkan prestasi gemilang untuk kesekian kalinya. Kali ini bank bjb mendapat penghargaan dari Tempo Media Group. 

bank bjb dinobatkan sebagai The Best Financial Performance Bank Kategori Bank BPD dalam ajang Tempo Financial Business Award 2019.

Penghargaan ini diserahkan pada ajang "Malam Penganugerahan Tempo Financial Business Award 2019" di The Westin Hotel Kuningan, Rabu (27/11/2019).

Penghargaan diberikan berdasarkan hasil riset Tempo bersama dengan Pusat Data Analisa Tempo (PDAT) selaku lembaga studi dan survei yang dimiliki perusahaan media terkemuka tersebut.

Direktur Utama bank bjb, Yuddy Renaldi menyambut positif pencapaian ini. Torehan demi torahan manis yang diperoleh bank bjb semenjak awal hingga menjelang penutupan tahun 2019 membuktikan bahwa kinerja perseroan senantiasa berada di dalam jalur yang sesuai harapan sehingga bisa mendapatkan pengakuan dan penghargaan dari pelbagai pihak.


"Performa bisnis yang dijalankan bank bjb selalu didasarkan pada visi pertumbuhan berkualitas dan berkelanjutan. Bukan hal yang mudah mempertahankan performa yang berada di level tinggi, namun di sisi lain kami meyakini bahwa apa yang telah dicapai bank bjb saat ini bukanlah raihan tertinggi. 

Seiring berjalannya waktu, dibarengi dengan peningkatan kualitas sumber daya manusia serta komitmen untuk senantiasa berinovasi, diharapkan tren positif bank bjb selalu terjaga dan semakin memperlihatkan tajinya," kata Yuddy.
Pencapaian kinerja bank bjb memang terbilang memuaskan hingga sejauh ini. 

Tercatat bank bjb berhasil membukukan laba sebesar Rp1,37 triliun hingga September 2019. Pertumbuhan total laba tersebut diikuti oleh capaian luar biasa di sektor aset yang menembus Rp123,6 triliun. Pencapaian tersebut, dibarengi tingginya likuiditas mencerminkan kondisi kesehatan perusahaan yang terbilang sangat prima.

Kajian yang dilakukan tim PDAT dan Tempo ini dilakukan pada jumlah total populasi 166 bank umum yang disusun berdasarkan laporan keuangan akhir tahun 2018. Seperti penghargaan-penghargaan sebelumnya, tim pengkaji mengukur perkembangan kinerja industri perbankan yang dilakukan secara berkesinambungan dan objektif pada ajang penghargaan ke-12 ini. 

Proses pemilahan dan seleksi dilakukan sejak Agustus hingga Oktober 2019.
Sepanjang 2018 lalu mencatat bank bjb tercatat berhasil mengantongi laba bersih sebesar Rp1,55 triliun. Laba tersebut tumbuh 28,1% year on year (yoy) atau berada di atas pertumbuhan laba bersih industri perbankan per Desember 2018 yang sebesar 10,36% y-o-y. Total aset dibukukan menjadi sebesar Rp120,1 triliun yang semula Rp114,9 triliun (tumbuh 4,5% yoy). 

Dana Pihak Ketiga (DPK) berhasil dihimpun sebesar Rp87 triliun yang didorong dari pertumbuhan dana murah yaitu tabungan sebesar 16%, sehingga CASA Ratio naik dari 46,1% menjadi sebesar 47,1%.

Kinerja Positif bank bjb Sepanjang 2019 Diganjar Kadin Awards bank bjb dinobatkan sebagai salah satu peraih penghargaan Bank BUMD Terbaik oleh Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Awards 2019. 

Kontribusi bank bjb dalam memajukan perekonomian daerah maupun nasional di tengah situasi perekonomian global yang bergejolak menjadi salah satu perimbangan pihak Kadin memberikan ganjaran tersebut kepada bank bjb. Performa usaha bank bjb memang senantiasa menunjukkan tren positif sepanjang tahun 2019.

Direktur Utama bank bjb Yuddy Renaldi menuturkan penghargaan ini merupakan bentuk apresiasi nyata yang diberikan Kadin kepada bank bjb. Kiprah bank bjb dalam menjaga tren usaha positif menunjukkan daya saing perseroan yang senantiasa kompetitif dalam menjalankan usahanya.

"Setiap langkah bisnis yang bank bjb lakukan senantiasa didasari atas berbagai pertimbangan dan selalu menerapkan prinsip kehati-hatian serta terus melihat peluang usaha yang bisa diraih di tengah kondisi sesulit apapun. 

Kualitas sumber daya manusia yang mumpuni serta kreasi inovasi tiada henti, serta jalinan sinergi yang semakin kuat dengan berbagai pihak menjadi kunci keberhasilan bank bjb dalam menghadapi berbagai situasi. Kami optimis langkah usaha yang dilakukan perseroan akan senantiasa memberi dampak positif dengan visi pertumbuhan berkelanjutan dan berkualitas," ujar Yuddy sesaat setelah menerima penghargaan Kadin Awards 2019 yang bertempat di Nusa Dua, Bali (29/11/2019).

Sebagai gambaran, bank bjb memang sanggup memperlihatkan performa positif sepanjang tahun 2019. Performa positif ini salah satunya tercermin dari jumlah total aset yang mencapai Rp123,6 triliun. Angka itu menunjukkan peningkatan sebesar 8,3% year-on-year (y-o-y). Di sektor kredit Pada Triwulan III 2019 tumbuh 9,8% y-o-y dengan nilai total Rp81,5 triliun.

Catatan ini lebih baik dibandingkan posisi triwulan sebelumnya yang tumbuh sebesar 8,2% y-o-y. Jumlah pertumbuhan total kredit ini berada di atas rata-rata pertumbuhan industri perbankan nasional sebesar 8,68% per Agustus 2019.

Demikian halnya dengan pertumbuhan Dana Pihak Ketiga (DPK) tumbuh 10% y-o-y, lebih baik jika dibandingkan posisi triwulan sebelumnya sebesar 7,4% y-o-y.  Posisi DPK bank bjb pada Triwulan III tahun 2019 ini mencapai Rp98,4 triliun. 

Pertumbuhan DPK ini didorong dari pertumbuhan dana murah yaitu giro sebesar 10,9% y-o-y dan tabungan sebesar 6,9% y-o-y. Pertumbuhan DPK ini berada di atas rata-rata pertumbuhan industri perbankan nasional sebesar 7,62% per Agustus 2019.

Penghargaan dari Kadin diberikan bersamaan dengan digelarnya acara Rapat Pimpinan Nasional (Rapimnas) Kadin Indonesia 2019. Rapimnas Kadin ini dibuka oleh Wakil Presiden Republik Indonesia Ma’ruf Amin dan dihadiri setidaknya 1.500 peserta. 

Selain rapat dan awarding, agenda Rapimnas ini juga diisi juga oleh berbagai kegiatan lainnya tak terkecuali eksibisi UMKM dan pameran lukisan karya disabilitas sebagai ajang promosi produk-produk lokal.
Peraih Kadin Awards 2019 ini terdiri dari pelaku usaha dari berbagai sektor jenis usaha, seperti BUMN, BUMD, Perusahaan Swasta, dan Koperasi hingga para Kepala Daerah Tingkat I, II dan III. 

Penilaian Kadin Awards didasarkan pada  kontribusi dalam pemberdayaan UMKM, terutama dalam mengatasi permasalahan akses keuangan/pendanaan, pasar, teknologi dan inovasi, serta SDM dari sisi pengembangan manajerial dan kewirausahaan. 

Selain itu Kadin juga mengapresiasi atas capaian peraih Kadin Awards dalam meningkatkan keanggotaan Kadin, memberdayaan kondisi fisik (gedung perkantoran) dan keuangan Kadin-Kadin Daerah, menyertakan Kadin Daerah dalam pelaksanaan proyek-proyek pembangunan daerah, terutama untuk perusahaan kecil dan menengah, dan mendorong partisipasi Kadin dalam kegiatan-kegiatan pemerintah daerah, baik di dalam dan luar negeri. *



×
Berita Terbaru Update