.

Mang Oded Tanggapi Wacana Pemindahan Ibukota Provinsi Jabar

BANDUNG,LENTERAJABAR.COM,-Wacana pemindahan ibukota provinsiJawa Barat  yang akhir-akhir ini menyeruak mendapat tanggapan dari orang nomor satu di jajaran pemerintah kota Bandung.

Wali Kota Bandung Oded M. Danial menilai usulan pemindahan Ibu Kota Provinsi Jawa Barat harus diawali dengan kajian yang komprehensif. “Setiap kita mau melakukan sebuah program maka yang terpenting ada kajian yang komprehensif terlebih dahulu dari berbagai aspek,” kata Oded saat dihubungi wartawan, Kamis (29/8).

Mang Oded mengatakan kajian mendalam harus dilakukan untuk melihat dampak positif dan negatif yang terjadi dengan pemindahan ibu kota. Kajian ini juga untuk membandingkan dengan daerah-daerah yang diusulkan menjadi opsi ibu kota provinsi yang baru. Apalagi isu ini sudah muncul sejak beberapa tahun yang lalu.

Menurutnya  hasil kajian akan menjadi landasan rencana kebijakan tersebut. Ia pun mengaku akan mendukung jika hasil kajian yang dibahas menunjukkan kebutuhan dan dampak positif yang lebih besar ibu kota provinsi pindah dari Kota Bandung. 

Ditambahkan Mang Oded,yang disebut kajian itu di dalamnya termasuk ada komparasi dipindahkan dari Bandung nanti hasil kajiannya dibandingkan dengan di Bandung. Kalau kajiannya kemanapun kita sih mendukung saja asal hasil kajian,” pungkasnya.

Sebelumnya Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil menyiapkan tiga lokasi yang menjadi opsi ibukota baru provinsi Jawa Barat. Yakni di Tegalluar, Walini, atau (Segitiga) Rebana juga.

Menurutnya pada dasarnya secara fisik Kota Bandung sama seperti Jakarta sudah tidak cocok lagi melayani pusat pemerintahan. Emil mengatakan, masih terpisah-pisahnya kantor pemerintahan Pemprov Jawa Barat di berbagai lokasi di Kota Bandung membuat roda pemerintahan tidak produktif. Oleh karena itu, Eml menargetkan kajian soal ini bisa dilakukan dalam 6 bulan ke depan.(Ari)