Notification

×

Iklan

Iklan

Legislator H. M Hasbullah Rahmat : Milangkala Tatar Sunda Momentum Memantapkan Jabar Dulu Punya Kerajaan Pajajaran

Kamis, 07 Mei 2026 | 19:09 WIB Last Updated 2026-05-07T12:09:24Z


KOTA BANDUNG.LENTERAJABAR.COM
,- Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Barat (Jabar) secara resmi menetapkan 18 Mei sebagai Hari Tatar Sunda. Peringatan ini menjadi tonggak kebangkitan jati diri dan karakter warga Jawa Barat.


Terkait hal tersebut Anggota Komisi V DPRD Provinsi Jawa Barat H.M.Hasbulah Rahmad S.Pd,M.Hum . saat di minta tanggapannya melalui telepon selulernya mengungkapkan,dirinya memberikan apresiasi dan dukungan atas Penetapan Hari Tatar Sunda telah diformalkan dalam Peraturan Gubernur Jawa Barat Nomor 13 Tahun 2026 Tentang Penyelenggaraan Hari Tatar Sunda,tutur legislator senior dari Partai Amanat Nasional ini.Kamis 7 Mei 2026. 


Lebih lanjut dikatakan wakil rakyat dari daerah pemilihan Jabar VIII meliputi Kota Bekasi dan Kota Depok, melalui Milangkala Tatar Sunda di bawah kepemimpinan Gubernur Jabar Dedi Mulyadi yang akrab di sapa KDM agar masyarakat terus menghidupkan budaya Sunda di wilayah masing-masing,tuturnya. 


Ditambahkan Bang Has sapaan akrab Ketua Fraksi Partai Amanat Nasional  Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Jawa Barat ini,berdasarkan pengamatannya,kondisi kekinian pemahaman dan budi pekerti pada diri anak-anak sangat minim pengetahuan mereka terhadap akar budaya dan asal usul-usul serta jiwa luhur para para pendiri bangsa seperti Gotong royong,tepa seliro,hormat kepada yang lebih tua dan hal-hal positif lainnnya.


Menurut Politisi senior  partai berlambang Matahari Putih dengan 32 pancaran sinar ini,di jamannya kalau murid ketemu dengan gurunya mereka tidak berani menatap wajahnya,kalau kondisi saat ini malah terbalik malah siswa berani mengajak gurunya berkelahi di tegah proses belajar di kelas,hal ini sangat memprihatinkan,bila tidak di  perbaiki karakter/budi pekerti generasi gen z melalui kebudayaan maka di khawatirkan dua puluh tahun kedepan akar kebudayaan terserabut menghilangkan nilai-nilai luhur budaya bangsa.


Melalui pelaksanaan Kirab Budaya Napak Tilas Padjadjaran budaya Milangkala Tatar Sunda yang membawa Mahkota Binokasih sebagai simbol kebesaran budaya Sunda.Para generasi penerus di jabar jadi tahu bahwa Jawa Barat dulunya memiliki Kerajaan besar.Diharap kegiatan Napak Tilas Padjadjaran dapat menjadi penguat pembangunan daerah,menjalankan nilai-nilai leluhur seperti deudeuhan, welasan, dan asihan sebagai bagian dari tanggung jawab bersama dalam menjaga warisan leluhur. 


Kirab Budaya Tatar Sunda ini tidak hanya menjadi ruang ekspresi budaya, tetapi juga memperkuat kebersamaan masyarakat serta mendorong pergerakan ekonomi lokal di berbagai daerah yang dilalui. 


Kirab Budaya Napak Tilas Padjadjaran perdana berlangsung di Kabupaten Sumedang Sabtu malam (2/5/2026).Kirab kemudian berlanjut ke Kabupaten Ciamis pada Minggu (3/5/2026).Tasikmalaya kemudian Kirab Budaya Napak Tilas Padjadjaran,Milangkala Tatar Sunda, mampir di Kabupaten Garut, Selasa malam (5/5/2026).Kirab Budaya Napak Tilas Padjadjaran akan berlanjut ke Cianjur pada Rabu malam (6/5/2026). Kemudian,menuju ke Bogor dan beberapa daerah lainnya yang akan beraakhir pada puncak acara pada tanggal 18 Mei 2026 bertempat di gedung sate Kota Bandung.(Red/AdPar)

×
Berita Terbaru Update