Notification

×

Iklan

Iklan

Legislatif Mendukung Pemprov Jabar Siapkan Pusat Komando Darurat di Cirebon dan Purwakarta

Rabu, 14 Oktober 2026 | 19:23 WIB Last Updated 2026-10-20T14:26:29Z

Caption : Anggota DPRD Provinsi Jawa Barat ,Mayjen (Purn) Dr.H.Taufik Hidayat, SH, MH,


BANDUNG.LENTERAJABAR.COM
,- Pemerintah Provinsi Jawa Barat (Pemprov Jabar) menyiapkan pusat komando darurat di Cirebon dan Purwakarta untuk memastikan koordinasi penanganan bencana serta operasional pemerintahan tetap berjalan apabila gempa akibat aktivitas Sesar Lembang berdampak besar terhadap Bandung Raya.


Terkait hal tersebut Anggota Komisi 1 DPRD Provinsi Jawa Barat dari Fraksi Partai Gerindra yang membidangi pemerintahan,Mayjen (Purn) Dr.H.Taufik Hidayat, SH, MH, menyampaikan apresiasi dan dukungan atas langkah yang dilakukan Pemprov Jabar tersebut dalam upaya mengantisipasi bila terjadi bencana alam sekala besar.


Lebih lanjut dikatakan Kang Taufik sapaan akrab politisi partai berlambang kepala burung garuda ini,Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi telah menginstruksikan penyiapan fasilitas di gedung negara milik pemerintah provinsi yang berada di kedua daerah tersebut.


Fasilitas itu direncanakan dilengkapi perangkat pemantauan, aplikasi pendukung, dan ruang operasional untuk mengendalikan penanganan bencana apabila pusat pemerintahan di Bandung tidak dapat berfungsi.


Sekretaris Daerah Jawa Barat Herman Suryatman mengatakan kedua daerah tersebut dipilih berdasarkan kajian awal yang menunjukkan lokasinya relatif lebih aman dari potensi dampak langsung Sesar Lembang.


"Khusus di Cirebon dan Purwakarta yang berdasarkan kajian awal relatif lebih aman dari potensi dampak Sesar Lembang, Pak Gubernur meminta agar disiapkan command center sederhana," katanya.


"Pusat kendali tersebut perlu dilengkapi aplikasi dan ruang operasional yang dapat dimanfaatkan untuk mengendalikan penanganan bencana. Dengan begitu, kantor pemerintah di Cirebon maupun Purwakarta dapat difungsikan sebagai pusat komando apabila diperlukan," ujarnya.


"Pemerintah Provinsi Jawa Barat memiliki sejumlah kantor pemerintahan, termasuk di Bandung, Cirebon, Purwakarta, Bogor, dan Garut. Perlu dipastikan sarana pendukung yang dibutuhkan ketika bencana terjadi tersedia, termasuk alat berat dan perlengkapan lainnya," katanya.


Untuk memenuhi kebutuhan perangkat pemantauan, sistem aplikasi, serta infrastruktur teknologi informasi, Pemprov Jawa Barat tengah menyiapkan usulan anggaran yang akan dibahas bersama DPRD dalam penyusunan APBD 2027.


Selain menyiapkan pusat komando alternatif, Pemprov Jawa Barat juga menekankan pentingnya edukasi dan sosialisasi mitigasi gempa kepada masyarakat, terutama di wilayah yang berpotensi terdampak aktivitas Sesar Lembang.


Kesiapsiagaan warga menjadi bagian penting dalam upaya mengurangi risiko korban ketika terjadi bencana. edukasi dan sosialisasi kepada masyarakat mengenai cara menyelamatkan diri ketika bencana terjadi. Minimal, masyarakat harus mampu menyelamatkan dirinya sendiri, keluarganya, dan orang lain di sekitarnya.(red/akp)


×
Berita Terbaru Update