
Caption : Anggota DPRD Provinsi Jawa Barat, Maula Akbar Mulyadi Putra, S.I.Pol bersama siswa SMAN 1 Jatiluhur saat kegiatan Pendidikan Demokrasi Selasa, 08 September 2026.
KABUPATEN PURWAKARTA.LENTERAJABAR.COM,- Anggota DPRD Provinsi Jawa Barat, Maula Akbar Mulyadi Putra, S.I.Pol.menegaskan bahwa sekolah merupakan ruang penting sebagai laboratorium demokrasi bagi generasi muda dalam membangun pemahaman politik sejak dini.
Legislator dari Fraksi Gerindra DPRD Provinsi Jawa Barat A Ula mengatakan, Pendidikan demokrasi menjadi salah satu ruang penting dalam membentuk karakter generasi muda.
Hal tersebut di sampaikan A Ula legislator partai berlambang kepala burung garuda dalam kegiatan “Dewan Mengabdi Melalui Pendidikan Politik” yang digelar di SMAN 1 Jatiluhur, Kec. Purwakarta, Kab. Purwakarta Selasa, 08 September 2026.
Dalam kesempatan tersebut, Anggota Komisi V yang membidangi Kesra ini menjelaskan bahwa praktik demokrasi tidak hanya terjadi dalam skala negara, tetapi juga dapat dimulai dari lingkungan sekolah melalui berbagai aktivitas organisasi dan pengambilan keputusan bersama.
Menurutnya, pengalaman demokrasi di sekolah menjadi bekal awal bagi pelajar untuk memahami proses musyawarah, menghargai perbedaan, serta bertanggung jawab atas pilihan yang diambil.
Lebih lanjut dikatakan Maula,Kegiatan ini menjadi bagian upaya nyata dalam mencerdaskan generasi muda melalui penguatan pemahaman demokrasi mengenai hak dan kewajiban warga negara dalam sistem demokrasi Indonesia.
Ditambahkan Anggota Badan Musyawarah DPRD Provinsi Jawa Barat ini, mengajak para pelajar memahami demokrasi bukan sekadar sebagai sistem politik, tetapi sebagai nilai yang harus diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.
Menurutnya, sikap menghargai pendapat, menerima perbedaan, bermusyawarah, serta berani menyampaikan gagasan secara santun merupakan bagian dari praktik demokrasi yang dapat dimulai dari lingkungan sekolah.
Wakil rakyat daerah pemilihan Jabar 10 ini Diharapkan melalui kegiatan Pendidikan Demokrasi ini, para siswa dapat memiliki wawasan yang lebih luas serta mampu berperan aktif dalam kehidupan demokrasi di masa depan.(red/akp).