
Caption : Anggota DPRD Provinsi Jawa Barat ,Maula Akbar Mulyadi Putra, S.I.Pol
KOTA BANDUNG.LENTERAJABAR.COM,- Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Jawa Barat ,Maula Akbar Mulyadi Putra, S.I.Pol , mengajak seluruh masyarakat menjadikan peringatan Hari Lahir Pancasila sebagai momentum untuk memperkuat persatuan, memperkokoh karakter kebangsaan, serta mengamalkan nilai-nilai luhur yang terkandung dalam Pancasila.
Menurut A Ula sapan akrab Anggota Komisi V DPRD Provinsi Jawa Barat yang membidangi kesejahteraan rakyat (kesra) ini, tanggal 1 Juni memiliki makna yang sangat penting dalam sejarah bangsa Indonesia.
Lebih lanjut dikatakan legislator partai berlambang kepala burung garuda ini,pada tanggal tersebut, gagasan mengenai Pancasila pertama kali disampaikan sebagai dasar filosofi negara yang kemudian menjadi fondasi dalam kehidupan berbangsa dan bernegara.
"Hari Lahir Pancasila bukan hanya mengenang peristiwa sejarah, tetapi juga menjadi pengingat bagi seluruh rakyat Indonesia untuk terus menjaga dan mengamalkan nilai-nilai yang telah diwariskan para pendiri bangsa," ujar Wakil rakyat dari daerah pemilihan Jawa Barat 10 meliputi Kabupaten Purwakarta dan Kabupaten Karawang .
Anggota DPRD Provinsi Jawa Barat dari Fraksi Partai Gerakan Indonesia Raya (Gerindra) ini menjelaskan, Pancasila lahir dari kesadaran para pendiri bangsa bahwa Indonesia merupakan negara yang terdiri dari beragam suku, agama, budaya, dan bahasa.Karena itu, diperlukan sebuah landasan bersama yang mampu menyatukan seluruh elemen masyarakat dalam bingkai Negara Kesatuan Republik Indonesia.
Ditambahkan Anggota Badan Musyawarah DPRD Provinsi Jawa Barat ini, lima sila dalam Pancasila mengandung nilai-nilai universal yang relevan sepanjang zaman, mulai dari nilai ketuhanan, kemanusiaan, persatuan, demokrasi melalui musyawarah, hingga keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia.
Di tengah perkembangan zaman yang semakin kompleks, tantangan yang dihadapi bangsa juga semakin beragam.,mulai dari derasnya arus globalisasi, perkembangan teknologi digital, hingga munculnya polarisasi sosial yang berpotensi mengganggu persatuan nasional.
"Nilai-nilai Pancasila harus terus menjadi pedoman dalam menghadapi berbagai tantangan tersebut. Pancasila mengajarkan bahwa perbedaan bukan alasan untuk terpecah, melainkan kekuatan untuk saling melengkapi dalam membangun bangsa yang maju dan berkeadilan," ujarnya.
Maula Akbar mengajak generasi muda untuk memahami dan mengimplementasikan nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan sehari-hari.Generasi muda memiliki peran strategis dalam menjaga keberlangsungan ideologi bangsa di tengah derasnya pengaruh budaya global.
"Pancasila adalah rumah besar bagi seluruh anak bangsa. Oleh karena itu, semangat persatuan, gotong royong, toleransi, dan kepedulian sosial harus terus ditanamkan sejak dini agar Indonesia tetap kokoh menghadapi berbagai perubahan zaman,"tuturnya.
"Melalui semangat Hari Lahir Pancasila, mari kita perkuat komitmen bersama dalam menjaga keutuhan bangsa dan mengamalkan nilai-nilai Pancasila dalam setiap aspek kehidupan," pungkas alumni Univesitas Padjajaran(Unpad) ini . (red/adpar)