Notification

×

Iklan

Iklan

KOMISI Perkuat Gerakan 1000 Siswa SMK Sales Naik Kelas, Gandeng Deli Indonesia dan Tatalogam

Jumat, 26 Juni 2026 | 06:51 WIB Last Updated 2026-06-27T13:52:52Z


JAKARTA.LENTERAJABAR.COM,
 – Asosiasi Komunitas Profesi Sales Indonesia (KOMISI) terus menunjukkan komitmennya dalam mendukung Gerakan 1000 Siswa SMK Sales Naik Kelas, program yang diselenggarakan oleh Direktorat Sekolah Menengah Kejuruan (Direktorat SMK) sebagai upaya memperkuat kompetensi siswa SMK Pemasaran agar semakin siap menghadapi kebutuhan dunia usaha dan dunia industri.


Memasuki tahun kedua pelaksanaan program, KOMISI mengambil langkah strategis dengan memperluas kolaborasi bersama dunia industri. Untuk pengembangan Batch 2, KOMISI secara proaktif mengajak dua perusahaan berskala multinasional, PT Deli Group Indonesia dan PT Tatalogam Lestari, untuk berpartisipasi dalam memperkuat proses pembelajaran berbasis industri.


ISI, yaitu Dedy Budiman selaku Founder KOMISI, Indra Hadiwidjaja selaku Ketua Umum KOMISI, dan Ahmad Madani selaku Sekretaris Jenderal KOMISI. Turut hadir Pebrizayanti dari Asosiasi Guru Marketing Indonesia (AGMARI) sebagai mitra dalam pengembangan kompetensi guru dan siswa bidang pemasaran.


Memperkuat Ekosistem Pendidikan Vokasi

Selama satu tahun pelaksanaan Gerakan 1000 Siswa SMK Sales Naik Kelas, berbagai kegiatan pembinaan telah memberikan pengalaman belajar yang lebih dekat dengan praktik dunia kerja. Melalui keterlibatan praktisi dan dunia industri, siswa tidak hanya mempelajari teknik penjualan, tetapi juga memahami komunikasi bisnis, pelayanan pelanggan, negosiasi, presentasi produk, serta etika profesi sales.


Founder KOMISI, Dedy Budiman, mengatakan bahwa penguatan pendidikan vokasi memerlukan keterlibatan aktif seluruh pemangku kepentingan.


"KOMISI percaya bahwa mencetak tenaga sales yang profesional harus dimulai sejak bangku sekolah. Organisasi profesi memiliki tanggung jawab untuk menjembatani kebutuhan industri dengan proses pembelajaran di SMK. Karena itu, kami mendukung penuh Gerakan 1000 Siswa SMK Sales Naik Kelas dan terus memperluas kolaborasi dengan dunia usaha agar manfaatnya semakin besar."


Menurut Dedy, kolaborasi yang berkelanjutan akan memberikan kesempatan kepada siswa untuk mengenal standar profesional yang berlaku di dunia kerja sekaligus meningkatkan kesiapan mereka memasuki industri.


Batch 2 Diperkuat dengan Kehadiran Industri

Sebagai bagian dari pengembangan program, KOMISI melakukan kunjungan ke PT Deli Group Indonesia dan PT Tatalogam Lestari guna membangun sinergi dalam penyusunan materi pembelajaran, penguatan kompetensi pemasaran, serta pengenalan budaya kerja industri kepada siswa.



Ketua Umum KOMISI, Indra Hadiwidjaja, menilai bahwa konsep link and match harus diwujudkan melalui aksi nyata.


"Sekolah tidak bisa berjalan sendiri, begitu pula industri. Ketika dunia usaha membuka ruang kolaborasi, siswa memperoleh pengalaman belajar yang jauh lebih bermakna. Kami berharap semakin banyak perusahaan yang ikut mengambil bagian dalam membangun talenta vokasi Indonesia."


Ia menambahkan bahwa organisasi profesi memiliki peran penting sebagai penghubung antara kebutuhan industri dengan dunia pendidikan sehingga kolaborasi yang terbangun tidak bersifat seremonial, melainkan berkelanjutan.


Menyiapkan Sales yang Siap Menghadapi Perubahan

Sekretaris Jenderal KOMISI, Ahmad Madani, menjelaskan bahwa Batch 2 akan lebih menitikberatkan pada pembelajaran berbasis pengalaman (experiential learning) agar siswa memahami secara langsung bagaimana dunia sales berkembang di berbagai sektor industri.


"Profesi sales saat ini membutuhkan lebih dari sekadar kemampuan menjual. Dunia industri membutuhkan talenta yang mampu memahami pelanggan, menguasai komunikasi, berpikir adaptif, memanfaatkan teknologi, serta membangun hubungan jangka panjang dengan konsumen. Melalui kolaborasi dengan PT Deli Group Indonesia dan PT Tatalogam Lestari, kami ingin menghadirkan pengalaman belajar yang lebih relevan dengan kebutuhan industri masa kini."


Menurut Ahmad Madani, keterlibatan perusahaan sejak proses pembelajaran merupakan investasi jangka panjang dalam membangun sumber daya manusia Indonesia yang unggul dan berdaya saing.


Kolaborasi untuk Masa Depan Talenta Sales Indonesia

KOMISI meyakini bahwa peningkatan kualitas lulusan SMK hanya dapat dicapai melalui kolaborasi yang kuat antara pemerintah, sekolah, organisasi profesi, asosiasi guru, dan dunia industri.


Melalui dukungan terhadap Gerakan 1000 Siswa SMK Sales Naik Kelas serta kemitraan bersama PT Deli Group Indonesia dan PT Tatalogam Lestari, KOMISI berharap semakin banyak siswa memperoleh kesempatan belajar langsung dari para praktisi dan perusahaan yang menjadi bagian dari ekosistem bisnis nasional maupun global.


Kolaborasi ini diharapkan menjadi model sinergi yang mampu melahirkan generasi sales muda Indonesia yang kompeten, berkarakter, adaptif, dan siap memberikan kontribusi bagi pertumbuhan ekonomi nasional.(reed/***)

×
Berita Terbaru Update