Notification

×

Iklan

Iklan

The Future of Marketing is Here! 63 "Live Streamer" Muda Jatim "Take Over" Sentra Yamaha Surabaya

Jumat, 10 April 2026 | 20:35 WIB Last Updated 2026-04-10T13:35:11Z


SURABAYALENTERAJABAR.COM
,  – Bayangkan 63 layar smartphone menyala serentak, 63 suara kreatif bersahutan, dan energi kompetisi yang meledak di tengah jajaran motor-motor terbaru. Itulah pemandangan luar biasa yang tersaji dalam gelaran Lomba Kompetensi Siswa (LKS) Pemasaran Digital Tingkat Provinsi Jawa Timur 2026.


Ajang ini bukan sekadar lomba akademik biasa. Pemasaran Digital mencatatkan diri sebagai satu-satunya bidang lomba LKS yang pelaksanaannya diboyong langsung ke jantung industri, yakni di Sentra Yamaha Dupak Surabaya. Sebanyak 63 talenta terbaik dari seluruh kota dan kabupaten se-Jawa Timur bertarung membuktikan siapa yang paling piawai menguasai pasar di era algoritma.


Uji Nyali: Dari Roleplay Hingga Live Gempur Industri

Kompetisi berlangsung selama dua hari penuh adrenalin. Hari pertama dimulai di SMKN 1 Surabaya sebagai penanggung jawab lomba, di mana peserta diuji dalam sesi roleplay layanan pelanggan yang sangat intens. Mereka ditantang melakukan up-selling dari unit Yamaha Gear 125 ke Fazzio, hingga menghadapi keberatan teknis mengenai mesin YECVT "Turbo" pada Grand Filano.


Puncaknya terjadi di hari kedua. Selama 2 jam nonstop, area showroom Sentra Yamaha berubah menjadi "studio raksasa". Sebanyak 63 peserta melakukan live streaming serentak! Mereka membedah fitur Y-Connect, mendemonstrasikan kecanggihan Smart Key, hingga berinteraksi real-time dengan ribuan penonton di dunia maya.


Perspektif Para Juri dan Tokoh Pendidikan


Ahmad Madani (Sekjen KOMISI & Juri LKS Nasional):

"Tahun ini levelnya berbeda. Kami melakukan penyelarasan kompetensi agar sesuai dengan standar industri yang sangat dinamis. Melihat 60 lebih peserta live bersamaan adalah bukti bahwa anak-anak SMK kita tidak lagi hanya belajar teori, tapi sudah siap menjadi 'mesin' pertumbuhan ekonomi digital Indonesia."



Aditya Triputranto (Manager HRD T&D PT Surya Timur Sakti Jatim):

"Yamaha sangat bangga melihat bagaimana unit Grand Filano dan Fazzio dipasarkan dengan cara yang sangat segar oleh anak-anak muda ini. Sinergi ini memberikan gambaran nyata bagi mereka tentang standar profesionalisme yang kami cari di dunia industri."


Richa Asri Devianti (Ketua DPD KOMISI Jatim & Senior SPV Astra Daihatsu Motor):

"Kami sangat ketat dalam menilai detail. Mulai dari teknik copywriting AIDA hingga visual branding agar logo brand tetap terjaga estetikanya. Hasilnya luar biasa, kreativitas mereka melampaui ekspektasi kami."


Bapak Anton Sujarwo, M.Pd (Kepala Sekolah SMKN 1 Surabaya):

"Sebagai tuan rumah, kami melihat ini adalah tonggak sejarah baru. LKS Digital Marketing membuktikan bahwa kolaborasi antara sekolah dan industri seperti Yamaha adalah kunci utama menciptakan lulusan SMK yang unggul dan siap kerja."


Suara dari Garis Depan Kompetisi


"Awalnya gemetaran saat harus live bareng 62 peserta lain di satu lokasi yang sama. Atmosfernya sangat panas dan kompetitif! Tapi justru itu yang bikin seru karena kita dituntut untuk tetap fokus dan menarik di depan kamera," cerita Zahra Aglenia Feronika dari SMKN 1 Turen, Kabupaten Malang.


Senada dengan Zahra, Utya Nurusshofa dari SMKN 1 Ponorogo menambahkan, "Pengalaman simulasi roleplay di hari pertama benar-benar melatih mental saya. Menghadapi 'pelanggan' yang kritis tentang teknologi baru adalah tantangan yang bikin nagih!"


LKS Pemasaran Digital 2026 sukses membuktikan bahwa Jawa Timur adalah gudangnya talenta muda yang siap mengguncang pasar digital nasional.(red/ris)

×
Berita Terbaru Update