Notification

×

Iklan

Iklan

bank bjb Perluas Akses Pembiayaan Nelayan Cirebon, Dorong Literasi Keuangan dan Kemandirian Ekonomi Pesisir

Sabtu, 07 Maret 2026 | 10:16 WIB Last Updated 2026-03-26T22:26:08Z


CIREBON,LENTERAJABAR.COM
, – bank bjb terus memperkuat perannya dalam mendorong inklusi keuangan di wilayah pesisir dengan memperluas akses pembiayaan produktif bagi nelayan di Kabupaten Cirebon. Langkah ini diwujudkan melalui partisipasi aktif dalam kegiatan edukasi keuangan bertajuk “Bahari Tangguh, Ekonomi Maju” yang digelar di Kampung Nelayan Merah Putih, Desa Gebang Mekar, Senin (02/03/2026).


Kegiatan tersebut menjadi bagian dari strategi bank bjb dalam meningkatkan literasi dan inklusi keuangan masyarakat nelayan yang memiliki peran penting dalam menggerakkan perekonomian daerah pesisir. Melalui edukasi ini, bank bjb berupaya memastikan pertumbuhan sektor riil di bidang perikanan berjalan seiring dengan penguatan fondasi keuangan keluarga nelayan.


Desa Gebang Mekar sendiri merupakan bagian dari program Kampung Nelayan Merah Putih yang diinisiasi oleh Kementerian Kelautan dan Perikanan Republik Indonesia. Dengan jumlah rumah tangga nelayan aktif yang cukup besar serta dominasi aktivitas perikanan tangkap, kawasan ini dinilai memiliki posisi strategis dalam menopang perekonomian pesisir di Kabupaten Cirebon.


Melihat potensi tersebut, bank bjb menilai bahwa penguatan sektor nelayan tidak hanya perlu dilakukan dari sisi produksi, tetapi juga dari aspek pengelolaan keuangan, perencanaan pendapatan, serta akses terhadap layanan keuangan formal yang aman dan terpercaya.


Dalam kegiatan ini, bank bjb hadir bersama sejumlah pemangku kepentingan, di antaranya Otoritas Jasa Keuangan wilayah Cirebon, Anggota Komisi XI DPR RI, serta Pemerintah Kabupaten Cirebon. Kolaborasi lintas sektor ini menunjukkan komitmen bersama dalam membangun ekosistem keuangan yang inklusif dan berkelanjutan di kawasan pesisir.


Sebagai bank pembangunan daerah, bank bjb mengambil peran strategis dalam memperluas akses layanan perbankan bagi nelayan. Melalui pendekatan edukatif, bank bjb tidak hanya memperkenalkan produk keuangan, tetapi juga memberikan pemahaman komprehensif mengenai pentingnya pengelolaan keuangan yang sehat dan terencana.


Materi edukasi yang disampaikan mencakup perencanaan keuangan keluarga, pengelolaan arus kas, pentingnya menabung, hingga pemanfaatan pembiayaan produktif secara bijak. Dengan pemahaman tersebut, nelayan diharapkan mampu mengelola pendapatan secara lebih efektif dan berkelanjutan.


Selain edukasi, bank bjb juga memperkenalkan berbagai akses pembiayaan produktif yang dapat dimanfaatkan untuk mendukung pengembangan usaha perikanan. Pembiayaan tersebut dapat digunakan untuk kebutuhan peralatan tangkap, perawatan kapal, hingga tambahan modal kerja.


Salah satu fasilitas yang diperkenalkan adalah program Kredit Usaha Rakyat (KUR) khusus bagi nelayan. Skema ini dirancang untuk memberikan akses permodalan dengan bunga terjangkau dan persyaratan yang disesuaikan dengan karakteristik usaha sektor perikanan.


bank bjb menegaskan bahwa penyaluran pembiayaan harus diiringi dengan literasi keuangan yang memadai guna meminimalkan risiko di masa depan. Oleh karena itu, edukasi menjadi fondasi utama dalam setiap upaya perluasan akses keuangan yang dilakukan perseroan.


Penguatan literasi keuangan di sektor nelayan diharapkan mampu meningkatkan produktivitas serta daya tahan ekonomi keluarga. Dengan pengelolaan keuangan yang lebih baik, nelayan dapat merencanakan investasi usaha, pendidikan anak, hingga perlindungan finansial jangka panjang.


bank bjb juga memandang bahwa kesejahteraan nelayan tidak hanya ditentukan oleh hasil tangkapan, tetapi juga oleh kemampuan mengelola pendapatan secara disiplin dan berkelanjutan. Dalam hal ini, literasi keuangan menjadi instrumen penting dalam menciptakan stabilitas ekonomi rumah tangga.


Sebagai bagian dari komitmen berkelanjutan, bank bjb akan terus hadir di tengah masyarakat pesisir dengan pendekatan inklusif dan solutif. Dukungan terhadap sektor unggulan lokal, termasuk perikanan, menjadi wujud nyata kontribusi dalam mendorong pembangunan ekonomi daerah.


Upaya ini sejalan dengan agenda nasional dalam meningkatkan indeks literasi dan inklusi keuangan masyarakat Indonesia. Sinergi antara regulator, legislatif, pemerintah daerah, dan industri perbankan dinilai menjadi kunci keberhasilan program tersebut.


Ke depan, bank bjb berencana memperluas program literasi dan akses pembiayaan ke berbagai daerah lain yang memiliki potensi sektor unggulan lokal. Pendekatan berbasis kebutuhan masyarakat akan menjadi strategi utama agar program yang dijalankan lebih tepat sasaran dan efektif.


Dengan penguatan literasi dan akses pembiayaan yang berkelanjutan, bank bjb optimistis nelayan di Kabupaten Cirebon dapat semakin mandiri secara ekonomi. Kemandirian tersebut diharapkan mampu mendorong pertumbuhan ekonomi pesisir yang lebih stabil serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat secara menyeluruh. **

×
Berita Terbaru Update