
Caption : Anggota DPRD Provinsi Jawa Barat,H.Dede Kusdinar,SE
BANDUNG.LENTERAJABAR.COM,-- Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto menggagas ‘gentengisasi’ atau penggunaan atap genting pada bangunan. Hal itu sebagai bagian dari upaya mewujudkan Indonesia yang indah, sejuk, dan layak huni.
Menanggapi gagasan presiden, Anggota DPRD Provinsi Jawa Barat,H.Dede Kusdinar,SE dari Daerah Pemilihan (Dapil) XIV Kabupaten Garut mendukung. Menurutnya, kebijakan itu juga selaras dengan arah pembangunan daerah di Jawa Barat membangun Jabar yang istimewa, lembur diurus kota ditata,yang menekankan pembangunan berkelanjutan, berkeadilan, dan berpihak pada ekonomi rakyat,ujarnya kemarin.
Program Gentengisasi tersebut, tentunya banyak memberikan manfaat, salah satunya untuk memajukan perekonomian.karena dengan banyak penggunaan genteng akan meningkatkan produksi seiring masif pembangunan berbagai sarana publik akan bertambah banyak.
Kondisi itu, tentunya menjadi momentum bagi pembangunan industri genteng, melalui Gentengisasi industri genteng akan bisa ada penambahan ini akan memberikan multi player effek terhadap perekonomian masyarakat.tutur Kang Dede sapaan akrab anggota Komisi II DPRD Jabar yang membidangi perekonomian ini.
Berdasarkan data Kondisi industri di Jabar, ungkap Dede merujuk pada data LKPJ Gubernur Jabar tahun 2024 laju pertumbuhan sektor industri realisasinya mencapai 3,52 persen dari target 3,34. Pencapaian tersebut, jika dibandingkan dengan tahun sebelumnya yang mencapai 4,74 persen, itu tentunya menunjukkan penurunan.
Ditambahkannya guna meningkatkan pembangunan sektor industri perlu ada upaya atau inovasi sehingga pertumbuhan industri dapat meningkat" kata Dede.
Khusus untuk genteng, melalui program Gentengisasi Nasional itu bisa dilakukan dengan memperluas industri genteng di daerah lainnya di Jabar.
Saat ini, industri genteng sudah lama beroperasi di Kabupaten Majalengka. Industri genteng ini, sudah berkembang puluhan tahun silam.Program Gentengisasi diharapkan daerah lainnya bisa membuat atau membangun industri genteng.
Industri baru genteng yang dibuat di daerah lain ada inovasi baru yang mencirikan identitas genteng daerah lain.
Hal serupa sudah dibuat oleh produk genteng, Jatiwangi Majalengka karena genteng dari daerah ini dibuat dari tanah liat, dalam perkembangannya tak hanya merupakan produk industri saja, tetapi juga genteng asal Jatiwangi, Kabupaten Majalengka juga merupakan produk budaya daerah.
Menurut legislator partai berlkamabang kepala burung garuda ini pertambahan industri genteng di daerah lain, jika itu bisa direalisasikan tentunya akan memberikan manfaat lain.
" Melalui perluasan Industri juga berpeluang terjadi perluasan lapangan kerja sehingga peningkatan taraf hidup masyarakat melalui pengurangan angka pengangguran dapat terwujud" pungkas Kang Dede legislator DPRD Jabar yang juga Sekretaris DPW Tani Merdeka Indonesia Jawa Barat.(Red/AdPar)