Notification

×

Iklan

Iklan

Gubernur Safari Ramadan di Tambun Selatan, KDM Soroti Efisiensi Anggaran hingga Lingkungan

Minggu, 22 Februari 2026 | 10:09 WIB Last Updated 2026-02-22T14:25:24Z

Caption :Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi 


BEKASI.LENTERAJABAR.COM
,- Safari Ramadan Pemprov Jawa Barat yang digelar di Lapangan Den Sakti, Desa Sumberjaya, Kecamatan Tambun Selatan, Kabupaten Bekasi, menjadi ajang silaturahmi sekaligus penyampaian arah kebijakan pembangunan yang lebih berpihak kepada masyarakat.


Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi menegatakan, kepemimpinan bukan sekadar menjalankan program administratif, tetapi memastikan kebijakan benar-benar memudahkan kehidupan rakyat.


"Hidup adalah perjalanan. Maka pemerintah harus memastikan jalannya mulus, tertata, dan indah dirasakan masyarakat," ujarnya, Sabtu, 21 Februari 2026 malam.


Dalam kesempatan tersebut, ia menekankan pentingnya reformasi pengelolaan anggaran daerah. Menurutnya, belanja pemerintah harus difokuskan pada kebutuhan mendasar warga seperti pendidikan, ketahanan pangan, dan infrastruktur, bukan terserap terlalu besar pada biaya birokrasi.


Ia mengibaratkan aparatur negara sebagai amilin atau pengelola amanah publik yang harus menjaga keseimbangan penggunaan dana.


"Bagian pengelola tidak boleh terlalu besar. Kalau anggaran habis di internal, pembangunan untuk rakyat menjadi lambat," katanya.


Dedi juga mengingatkan pentingnya transparansi keuangan sebagai bentuk pertanggungjawaban moral kepada masyarakat. Ia mendorong pemerintah daerah membuka informasi anggaran secara jelas agar publik mengetahui perencanaan hingga realisasi belanja.


Selain tata kelola, isu lingkungan turut menjadi perhatian. Ia menilai pembangunan yang tidak terkendali di kawasan hulu dapat memicu bencana di wilayah hilir, termasuk potensi banjir akibat kerusakan daerah resapan air.


Sementara itu, Plt Bupati Bekasi, Asep Surya Atmaja menyampaikan, kegiatan ini menjadi momentum penting untuk menyerap aspirasi warga di kawasan padat penduduk. Ia menyebut, jumlah penduduk Desa Sumberjaya mencapai sekitar 120 ribu jiwa, sedangkan kecamatan secara keseluruhan mendekati 700 ribu jiwa.


Menurutnya, Pemerintah Kabupaten Bekasi saat ini tengah melakukan penyesuaian anggaran guna mempercepat pembangunan infrastruktur, terutama perbaikan jalan dan fasilitas pelayanan dasar di wilayah Kabupaten Bekasi.


"Kami sedang melakukan pergeseran anggaran agar program prioritas bisa segera dilaksanakan dan manfaatnya langsung dirasakan masyarakat," ujarnya.


Safari Ramadan ini diharapkan tidak hanya menjadi kegiatan seremonial, tetapi juga memperkuat kolaborasi antara pemerintah provinsi dan daerah dalam mewujudkan pelayanan publik yang lebih efektif, transparan, dan berorientasi pada kesejahteraan warga.*** 

×
Berita Terbaru Update