
Caption : Anggota Komisi 1 DPRD Provinsi Jawa Barat Mayor Jenderal (Mayjen) TNI (Purn) Dr.H.Taufik Hidayat,SH.,MH,(Foto Istimewa)
BANDUNG.LENTERAJABAR.COM, - Anggota Komisi 1 DPRD Provinsi Jawa Barat Mayor Jenderal (Mayjen) TNI (Purn) Dr.H.Taufik Hidayat,SH.,MH,menyatakan dukung dan memberikan apresiasi terhadap kebijakan Gubernur Jawa Barat yang menetapkan aturan larangan dan pengendalian alih fungsi lahan.
Menurutnya politisi partai berlambang burung garuda ini, Pergub 11 tahun 2025 merupakan sebuah kebijakan tegas dan diperlukan untuk menjaga kelestarian lingkungan sekaligus melindungi keselamatan masyarakat dari potensi bencana.
Lebih lanjut Anggota Komisi 1 yang membidangi pemerintahan menilai selama ini alih fungsi lahan kerap terjadi tanpa memperhatikan aspek tata ruang maupun keberlanjutan ekologis.
Banyaknya pembangunan yang tidak sesuai peruntukan telah menyebabkan kerusakan lingkungan, mulai dari hilangnya resapan air hingga meningkatnya risiko banjir dan longsor," kata Wakil rakyat daerah pemilihan (Dapil) Jabar 2 Kabupaten Bandung Selasa (2/12/2025).
Kang Taufik sapaan akrab jendral bintang dua ini menegaskan pentingnya peraturan gubernur yang memperkuat pengawasan, menghentikan praktik pembangunan ilegal, serta memastikan setiap penggunaan lahan mengikuti aturan tata ruang
Ia juga menekankan pengendalian alih fungsi lahan bukan semata persoalan administratif, tetapi berkaitan langsung dengan hak masyarakat untuk mendapatkan lingkungan hidup yang aman dan sehat. Dengan lahan yang terjaga, kata Taufik, daya dukung alam dapat dipertahankan, sumber air terlindungi, dan keberlanjutan ruang hidup bagi generasi mendatang dapat dijamin.
Peraih gelar doktor bidang hukum ini mendorong pemerintah kabupaten/kota serta para pemilik lahan untuk mematuhi kebijakan tersebut. Ia menilai kolaborasi antara pemerintah provinsi, daerah, dan masyarakat menjadi kunci keberhasilan dalam mencegah kerusakan lingkungan yang semakin meluas.
Kang Taufik pun mengapresiasi langkah Gubernur yang tidak hanya fokus pada penindakan, tetapi juga mengedepankan pemulihan fungsi lahan, pemberdayaan masyarakat, hingga program penanaman pohon yang berkelanjutan.
Ditambahkannya hal ini langkah strategis yang harus kita dukung bersama. Lingkungan yang terjaga adalah fondasi pembangunan,tutur jebolan Akademi Militer (Akmil) Magelang ini.
Kang Taufik berharap dengan sinergi lintas sektor, kebijakan pengendalian alih fungsi lahan dapat berjalan efektif dan konsisten di seluruh wilayah Jaehingga pembangunan dapat berlangsung tanpa mengorbankan keselamatan dan kelestarian alam. (Red/AdPar)