Notification

×

Iklan

Iklan

Kantor Kemenag Kota Bandung Beri Pembekalan Kepada CJH dan Petugas

Jumat, 26 April 2024 | 07:54 WIB Last Updated 2024-04-26T00:54:04Z

Caption : H. Didin calon petugas Tim Pembimbing Ibadah Haji Indonesia (TPIHI) 2024


KOTA BANDUNG.LENTERAJABAR.COM
,- Kepala Kantor Kementerian Agama (kemenag) Kota Bandung, H.Abdurohim menyampaikan, pada 2024 ini ada sebanyak 2.517 calon jemaah haji (CJH) asal Kota Bandung yang akan diberangkatkan ke Tanah Suci.


"Sebanyak 2.517 calon jemaah haji dan diberangkatkan dalam tujuh kloter. Ada kloter yang utuh dan juga ada kloter gabungan dengan kabupaten kota yang lain," katanya saat ditemui diruangan vip pusdai.


Terkait jadwal keberangkatan, katanya, para calon haji dijadwalkan berangkat pada 11-13 Meli 2024. Terdapat 2 lokasi keberangkatan pada tahun 2024 ini, yakni dari Asrama Haji Bekasi berangkat di Bandara Soekarno Hatta dan Asrama Haji Indramayu berangkat di Bandara Kertajati.


Asrama Haji Indramayu akan memberangkatkan jemaah dari Kabupaten Cirebon, Kota Cirebon, Kabupaten Majalengka, Kabupaten Indramayu, Kabupaten Kuningan, Kabupaten Subang, Kabupaten Sumedang, Kota Bandung dan Kabupaten Bandung. Total jemaahnya sekitar 13.690, di mana Bandara BIJB Kertajati akan melayani 30 kloter.


Sedangkan Asrama Haji Bekasi akan melayani 57 kloter dari 18 kabupaten kota, yakni dari Kota Depok, Kota Bekasi, Kabupaten Bekasi, Kabupaten Karawang, Kota Sukabumi, Kabupaten Sukabumi, Kota Bogor, Kabupaten Bogor.


Di tempat yang sama salah satu H. Didin calon petugas Tim Pembimbing Ibadah Haji Indonesia (TPIHI) 2024 mengungkapkan,Insya Allah akan memberikan layanan yang terbaik kepada para Calon Jemaah haji (CJH), musim haji tahun 1445 H/2022 M Kota Bandung.


Sebagaimana diamanatkan dalam undang-undang nomor 8 tahun 2011 tentang penyelenggaran haji dan umroh termasuk juga sebuah kewajiban, pemerintah memberikan pembinaan, pelayanan dan perlindungan.


Dalam melaksanakan tugas dan tanggungjawabnya ada tiga aspek penyelenggaraan haji yang harus dipegang teguh oleh petugas yaitu Pembinaan, pelayanan dan perlindungan Jemaah. Ketiganya harus mampu dilaksanakan petugas secara maksimal. Untuk mewujudkan itu perlu komitmen dan profesional petugas dalam melaksanakan tugas.


Hasil dari bimbingan tersebut lanjut Abdurohim, diharapkan menjadi haji yang mabrur, mabruroh.


"Jemaah bisa mandiri, berkualitas keilmuannya, dan ketika berangkat sampai pulang, keadaan selamat, hafal perjalanan haji, dan menyandang haji yang mabrur," ungkapnya. ( HADE )


×
Berita Terbaru Update