.

Anggota Komisi III DPRD Jabar Hj.Sumiyati,S.Pd.I,M.IPol Kunker ke KCP BJB Syariah Bojongsoang

Caption : Anggota Komisi III DPRD Provinsi Jawa Barat (Jabar) Hj.Sumiyati,S.Pd.I,M.IPol 

KABUPATEN BANDUNG.LENTERAJABAR.COM
,-  Komisi III Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Jawa Barat  yang membidangi keuangan yang mana, salah satu mitra kerjanya adalah Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) bank bjb syriah.

Sesuai dengan tupoksinya sebagai pengawasan selain budgeting dan kegislasi Komisi III DPRD Provinsi Jawa Barat melakukan evaluasi mitra kerja.

Menurut Anggota Komisi III DPRD Provinsi Jawa Barat (Jabar) Hj.Sumiyati,S.Pd.I,M.IPol  adapun maksud dan tujuan kunjungan kerja (kunker)  ini ialah, dalam rangka evaluasi mitra kinerja Komisi Bank BJB Syariah Kantor Cabang Pembantu (KCP) Bojongsoang Kab. Bandung sampai dengan Trimester II Tahun 2022, Jum'at (2/9/2022).

Pada kesempatan ini Anggota Komisi III DPRD Jabar Hj.Sumiyati,S.Pd.I,M.IPol mengatakan Jawa Barat sebagai Provinsi terbesar di Indonesia memiliki potensi yang sangat besar jika dimanfaatkan. Karenanya, dalam evaluasi tersebut, Bunda Sum, sapaan akrabnya sangat mendorong pengembangan potensi besar Bank BJB Syariah utamanya diwilayah Bojongsoang, Kab. Bandung.


Caption : Anggota Komisi III DPRD Provinsi Jawa Barat (Jabar) Hj.Sumiyati,S.Pd.I,M.IPol (kedua kiri) saat kunker ke Bank BJB Syariah Kantor Cabang Pembantu (KCP) Bojongsoang Kab. Bandung 

"Seperti halnya program pengembangan pesantren dan haji muda untuk pelajar yang digagas bank syariah masyarakat Jawa Barat dan Banten ini, harus terus dikembangkan", ujar politisi perempuan Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan ini.

Provinsi Jawa Barat merupakan Provinsi yang didalamnya bermayoritas beragama Islam, ini bisa dijadikan modal bagi BJB Syariah bisa lebih berkembang lagi, dan kesempatan ini harus dimaksimalkan lagi oleh BJB Syariah.

Provinsi Jawa Barat ini kan memiliki masyarakat muslim yang besar, dan otomatis keinginan masyarakat untuk memakai perbankan syariah juga tinggi, terakhir kita tahu bahwa survey menunjukan masyarakat yang paling aware terhadap syariah itu masyarakat Jawa Barat, ini harus diperhatikan oleh BJB sebagai modal pengembangan BJB Syariah" Pungkas wakil rakyat daerah pemilihan (dapil) Jabar 8 Kota Bekasi dan Kota Depok ini.(Rie/AdPar)