.

Anggota Komisi D Kota Bandung Bagikan Tips Public Speaking

Caption : Anggota Komisi D DPRD Kota Bandung, Nunung Nurasiah, S.Pd., menghadiri sekaligus membuka acara pelatihan public speaking, di Pondok Pesantren Al Munawwarah Kota Bandung, Rabu (28/9/2022).Ariel/Humpro DPRD

BANDUNG.LENTERAJABAR.COM
,-  Anggota Komisi D DPRD Kota Bandung, Nunung Nurasiah, S.Pd., menghadiri sekaligus membuka acara pelatihan public speaking, di Pondok Pesantren Al Munawwarah Kota Bandung, Rabu (28/9/2022).

Pelatihan public speaking tersebut terealisasi atas aspirasi dari masyarakat pada reses Nunung Nurasiah di daerah pemilihan (dapil) 5 Tahun Anggaran 2022, yang bekerja sama dengan Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Kota Bandung.

Pada sambutannya, Nunung mengucapkan rasa terima kasih dan hormat kepada Plt Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Pelindungan Anak Kota Bandung, Irma, kepada aparat kewilayahan, kepada panitia penyelenggara, dan tentunya kepada para peserta yang hadir.

Nunung mengajak kepada semua peserta yang hadir untuk dapat mengikuti pelatihan tersebut dengan baik karena public speaking sangat dibutuhkan.

"Saya mengajak kepada semua yang hadir di sini untuk dapat mengikuti pelatihan ini dengan sungguh-sungguh karena public speaking sangat berguna sekali, keseharian komunikasi digunakan dengan orang lain, jadi kita membutuhkan keterampilan atau skill untuk cara berkomunikasi,” ucapnya.

Selanjutnya Nunung pun menyampaikan yang dimaksud dengan public speaking yakni mampu berbicara di depan umum serta merupakan tindakan atau keterampilan dalam sekelompok orang besar.

"Public speaking bukan hanya mampu berbicara secara lisan saja tetapi harus mempunyai gestur, intonasi suara, serta mempunyai kemampuan hal yang sangat luas sehingga orang lain menarik kepada kita. Contohnya Mr. Bean (aktor Inggris), dia tidak mengeluarkan suara tetapi dia dapat menarik penontonnya melalui gesturnya sehingga penonton menarik untuk melihat aksinya,” ucapnya.

Nunung pun berpesan bahwa seorang yang piawai dalam public speaking harus tepat dan benar-benar orang yang baik, serta membawa hal positif.

"Seseorang public speaking itu harus benar-benar orang yang baik dan membawa hal positif, ibaratnya jika pisau salah digunakan oleh orang yang tidak baik maka pisau tersebut akan melukai orang lain, sebaliknya jika pisau tersebut dipergunakan dengan hal positif seperti memasak oleh chef maka dampaknya pun akan sangat positif bagi orang lain. Jadi hal ini tidak boleh disepelekan dan harus membawa hal yang positif serta bermanfaat,” ujarnya.

Nunung juga berharap setiap membuka komunikasi dengan orang lain harus berkata jujur, jangan mengarang fakta, dan jangan suka membandingkan kita dengan orang lain.

"Dari mulai sekarang stop jangan suka lagi membandingkan diri kita dengan orang lain, karena jika hal itu sering terjadi maka rasa kepercayaan diri kita semakin hilang, kita harus membangun kepercayaan diri kita selain itu saat kita berkomunikasi kepada orang lain jangan berani-berani berbohong dan mengada-ngada karena jika orang lain tahu bahwa kita berbohong maka untuk dapat kepercayaan dari orang lain akan susah.*