.

Anggota DPRD Jabar Hj.Sumiyati Dukung Penetapan Status Siaga Bencana

Caption : Hj.Sumiyati,S.Pd.I.M..I.Pol, Anggota Fraksi Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan                    (F- PDIP) DPRD Provinsi Jawa Barat 

BANDUNG,LENTERAJABAR.COM
,-- Jawa Barat memiliki potensi bencana cukup besar dan tertinggi di Indonesia.Dari 27 Kota dan Kabupaten (kokab) 19 daerah termasuk daerah rawan bencana di Jawa Barat Seperti banjir, tanah longsor,angin puting beliung dan lain-lain.

Berdasar data Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) di Jawa Barat bencana meteorologi, bencana hidrometeorologi, bencana geologi dan bencana lingkungan frekuensi dan intensitas bencana Jabar termasuk yang besar.

Wilayah Jabar dinyatakan status siaga satu bencana. Gubernur Jabar, Ridwan Kamil menyatakan, status siaga satu bencana itu merupakan upaya mengantisipasi peristiwa tak diinginkan disaat Bumi Pasundan mulai masuk musim penghujan.

"BPBD se-Jabar sedang siaga satu. Mitigasi-mitigasi juga sedang dilakukan. Semua relawan sudah siaga satu, disebut siaga gak hanya kejadian ya," tutur Ridwan Kamil, di Gedung Sate, Kota Bandung, Rabu, 14 September 2022.

Ridwan Kamil pun memberikan pesan penting kepada warganya dalam menghadapi segala kemungkinan di musim penghujan.

Menyikapi hal tersebut Hj.Sumiyati,S.Pd.I.M..I.Pol,Anggota Fraksi Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (F- PDIP) DPRD Provinsi Jawa Barat saat di minta tanggapannya mengatkan," pihaknya mendukung dan mengapresiasi apa yang dilakukan pihak pemerintah daerah provinsi (pemdaprov) Jawa Barat tersebut,ungkap bunda Sum sapaan akrabnya biasa di sapa koleganya.Kamis 15 September 2022.

Lebih lanjut dikatakan politisi perempuan  partai berlambang banteng moncong putih ini Untuk itu, masyarakat dan stakeholder yang ada di Jawa Barat tentunya harus bersiap-siap menghadapi semua itu ,kata anggota komisi III DPRD Provinsi Jawa Barat ini.

Adapun bencana alam yang kerab melanda daerah Jabar seperti terjadi di Kuningan, Sumedang, Kab. Bandung, Kab Bandung Barat, Kab.Cianjur, Kab Bogor, kota/Kab Bekasi, Kab Karawang, Kab/kota Cirebon termasuk juga kota Bandung.

Peristiwa yang sudah melanda daerah-daerah tersebut diatas, harus disikapi oleh masing-masing Pemda baik Kabupaten/Kota maupun Pemprov,tutur wakil rakyat daerah pemilihan (dapil) Jabar VIII meliputi Kota Bekasi dan Kota Depok ini.

Ditambahkan Bunda Sum, terkait soal tanggap darurat, karena Jawa Barat termasuk daerah merah  namun begitu tanggap bencana tapi antisipasi untuk itu rendah.Untuk itu diharapkan pemerintah daerah harus gencar mengedukasi masyarakat bagaimana menghadapi resiko bila terjadi bencana  selain itu juga sarana dan sumber daya manusia harus selalu dalam kondisi siap siaga apabila terjadi peristiwa kebencanaan,pungkas legislator alumni  lulusan Magister Ilmu Politik dari Universitas Padjadjaran (Unpad) ini.(Rie/AdPar)