Notification

×

Iklan

Iklan

Direktur Utama bank bjb, Yuddy Renaldi : Alhamdulillah Minat Investor Sangat Baik

Senin, 14 Maret 2022 | 16:45 WIB Last Updated 2022-03-14T09:45:58Z

Caption : Direktur Utama bank bjb, Yuddy Renaldi (Foto Dok bjb)

BANDUNG.LENTERAJABAR.COM
, -bank bjb  melaksanakan rights issue atau Aksi korporasi berupa Perdagangan Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu (HMETD)  untuk memperkuat struktur permodalan agar perusahaan semakin bisa ekspansif menyalurkan kredit, mendapat respons positif dari kalangan investor. 

Direktur Utama bank bjb, Yuddy Renaldi,menyampaikan,"Alhamdulillah di hari pertama perdagangan HMETD Minat investor sangat baik, dari total target yang ditetapkan telah lebih dari 75% diserap oleh pemegang saham," ucap Yuddy, dalam Siaran Pers, Kamis (10/3).   

Lebih lanjut dikatakannya,dengan antusiasme yang tinggi dari investor, bank bjb optimis aksi korporasi kali ini akan mencapai target. bank bjb sendiri menargetkan meraih dana Rp924,99 Miliar dari rights issue,tutur Yuddy. 

Menurut Yuddy  hal ini semakin meningkatkan optimisme penyerapan rights issue kami dengan target dana 924,99 milliar rupiah. Mengingat masa perdagangan masih panjang sampai tanggal 16 maret 2022. Di tahun ini selain rights issue kami juga berencana untuk menerbitkan kembali obligasi subordinasi sebanyak-banyaknya Rp1 triliun rupiah, jelas pria berkacamata ini. 

Pencapaian yang diraih bank bjb di hari pertama gelaran rights issue membuktikan investor menaruh kepercayaan kepada manajemen bank bjb. Dengan serapan lebih dari 75 persen untuk perdagangan rights issue ini, bank bjb optimistis bahwa rights issue bank bjb akan terus diminati investor.

Tingginya minat terhadap rights issue bank bjb mencerminkan kepercayaan pemegang saham terhadap visi yang dibangun bank bjb untuk semakin fokus pada sektor ekonomi produktif, seperti UMKM, korporasi, konsumer, dan juga pengembangan digitalisasi yang diharapkan semakin menciptakan nilai tambah bagi seluruh pemegang saham.

Pencapaian positif rights issue bank bjb disaat kondisi ekonomi masih tertekan pandemi, membuktikan dengan kinerja keuangan dan rencana strategis yang dimiliki,penjelasan maksud tujuan rights issue yang disampaikan manajemen direspons positif para pemegang saham. 

Keberhasilan ini akan mengobarkan semangat bank bjb untuk semakin memberi manfaat kepada shareholder, sekaligus juga mengakselerasi ekonomi dan memberikan kontribusi positif bagi para pemangku kepentingan, dan perekonomian nasional. 

“Saya ajak investor dan pemegang saham untuk tak pernah ragu mengambil HMETD. Kami mengajak yang belum, segera memiliki saham BJBR,” tutur Yuddy.

Antusiasme investor dalam merespons aksi korporasi bank bjb, sangat wajar mengingat bank berkantor pusat di Jalan Naripan, Kota Bandung, ini mencatat kinerja kinclong mulai dari laba bersih dan kredit yang meningkat hingga terus ditekannya Non Performing Loan (NPL) bank bjb. Sampai dengan Desember 2021, laba bank bjb tercatat Rp2,6 triliun.

bank bjb menawarkan sebanyak-banyaknya 682.656.525 Saham Biasa seri B dengan nilai nominal Rp 250 per saham, dan dengan Harga Pelaksanaan sebesar Rp 1.355 per saham.

Jumlah dana yang akan diterima perseroan dari PMHMETD I ini adalah sebanyak-banyaknya sebesar Rp924.999.591.375. HMETD akan dibagikan kepada para pemegang saham Perseroan yang tercatat dalam Daftar Pemegang Saham Perseroan pada tanggal 7 Maret 2022.**



×
Berita Terbaru Update