.

Oleh Soleh Waket DPRD Apresiasi Workshop Kurikulum di Lingkungan BKPRMI Jawa Barat

Caption : Wakil Ketua DPRD Provinsi Jawa Barat, H. Oleh Soleh, S.H saat Workshop Kurikulum Pendidikan Al Qur'an TKA/TPA/TQA dan Kurikulum PAUD di lingkungan BKPRMI Jawa Barat.

PANGANDARAN.LENTERAJABAR.COM
,-- Wakil Ketua (Waket) DPRD Provinsi Jawa Barat, H. Oleh Soleh, S.H menghadiri Undangan Workshop Kurikulum Pendidikan Al Qur'an TKA/TPA/TQA dan Kurikulum PAUD di lingkungan BKPRMI Jawa Barat, bertempat di Hotel Horrison Jln. Pantai Barat No.91, Kabupaten Pangandaran. Ahad , (21/11/2021).

Pada kesempatan tersebut Oleh Soleh memberikan sambutan, arahan, dan juga membuka acara tersebut.

Wakil Ketua DPRD Provinsi Jawa Barat, H. Oleh Soleh, S.H menyambut baik atas dilaksanakannya kegiatan ini, harapan saya kegiatan ini tidak hanya sekedar seremonial saja tetapi juga lebih bermakna,tutur legislator dari Partai Kebangkitan Bangsa(PKB) ini. 

Menurut Oleh ketika seluruh peserta mengikuti dengan tekun dan hikmat, menyimak seluruh rangkaian materi yang nantinya akan disampaikan oleh para narasumber dan tersedianya waktu untuk diskusi, yang tentunya akan memberi manfaat kepada para peserta, karena kita menyadari bahwa pentingnya pendidikan Al-Qur'an untuk anak - anak, terkhusus anak-anak jawa barat. ujarnya.

Lebih lanjut dikatakan legislator partai berlambang bintangf sembilan ini, juga menyebutkan sebagai umat Islam, sumber utama dalam hukum islam itu adalah Al-Qur'an dan menjadi sangat penting bagi kita untuk membaca dan mempelajari serta mengajarkannya terutama kepada anak-anak di Jawa Barat ini.

Oleh berharap dengan adanya kurikulum Pendidikan Al Qur'an TKA/TPA/TQA dan Kurikulum PAUD 2021 ini, dapat memotivasi kembali peranan ustadz dan ustadzah dalam membangkitkan semangat santri dalam belajar,tutur wakil rakyat daerah pemilihan (dapil) Jabar XV Kabupaten Tasikmalaya dan Kota Tasikmalaya .

Kepada para peserta,Oleh mengimbau selepas kegiatan ini untuk dapat meningkatkan kegiatan belajar mengajar di tingkat TKA/TPA/TQA  guna melahirkan santriwan/ santriwati yang berkualitas baik keimanan dan ketaqwaannya sehingga menjadi generasi Qur’ani. Karena target dari kurikulum ini untuk menjadikan generasi Qur’ani.(Rie/Red)