.

Kerjasama Bank BJB dan APDESI di Harapkan Signifikan Majukan Ekonomi Desa

Caption : Anggota Komisi III DPRD Jawa Barat, Hj.Sumiyati, S.Pd.I, M.IPol

BANDUNG.LENTERAJABAR.COM
-Anggota Komisi III DPRD Jawa Barat, Hj.Sumiyati, S.Pd.I, M.IPol, mengapresiasi terjalinnya kerjasama bank bjb dengan Asosiasi Pemerintahan Desa Seluruh Indonesia (APDESI) dalam memajukan perekonomian desa melalui inklusi keuangan.

Menurut Anggota legislatif (Aleg) yang membidangi keuangan ini,bank bjb mitra kerja komisi III diharapkan dapat mengedukasi tata kelola manajemen keuangan desa yang mana saat ini setiap desa memiliki BUMDes (Badan Usaha Desa). 

Lebih lanjut dikatakan anggota Fraksi PDIP DPRD Provinsi Jawa Barat.Melalui kerjasama ini, tentunya kita dapat melihat adanya upaya nyata dan konkrit pemerintah provinsi dalam  hal pembangunan desa,tutur Sum sapaan akrab Hj.Sumiyati,Senin, (8/11/2021).

Adanya kerjasama bank bjb dengan Apdesi ini sebenarnya sudah lama kita harapkan, namun baru sekrang terjadi. Ini semua tidak terlepas dari peran Dinas Pemberdayaan Masayrakat dan Desa (DPM-Desa) provinsi Jabar. 

Dikatakan, kita melihat ada beberapa persoalan yang harus dibenahi oleh DPM-Desa terlebih dalam hal tata kelola, sistem keuangan serta smart village. Maka dengan hadirnya bank bjb ini menjadi suatu penguatan pada beberapa kekurangan tersebut.

Ditambahkan srikandi partai berlambang banteng moncong putih ini,kehadiran bank bjb disini memberikan penguatan ini akan sangat positif mulai dari tata kelola, integritas sistem keuangan desa dan smart village,tuturnya.

Kita sadari bersama bahwa selama pendemi Covid-19 yang hampir dua tahun terjadi, sangat berdampak sekali pada sektor perekonomian. Untuk itu pemerintah desa harus menjadi salah satu pendukung dalam penyembuhan ekonomi apalagi didukung oleh bank milik daerah tersebut.

Kami dari Komisi III DPRD Jabar sangat berharap dengan hadirnya bank bjb dapat membantu pertumbuhan BUMDes terkait permodalan. Namun menurut  Legislator Jabar dari dapil Jabar VIII (Kota Bekasi-Depok ) ini mengatakan, yang paling penting adalah bagaimana cara untuk membangun bisnis yang baik dengan cara adanya pembinaan dan pelatihan.

Jadi maju dan berkembangnya BUMDes tentunya selain harus didukung dengan permodalan yang memadai tentunya harus juga di dukung dengan SDM yang mpuni, Packing ( Pengemasan) produk,  Marketing, serta pembinaan yang berjenjang dan berlanjut.  Ditambah lagi, dengan memanfaatkan di jaringan internet.

“Saya yakin, bila BUMDes dikelalo dengan baik oleh SDM mpuni dan permodalan serta marketing yang baik, pasti akan dapat tumbuh dan berkembang yang berujung dapa kemajuan dan kesejahteraan masyarakat desa”,pungkas magister ilmu politik dari Unpad ini. (Rie/AdPar)