.

Refocusing Anggaran Proker OPD Pemda Jabar terganggu

Caption : Komisi IV DPRD Provinsi Jawa Barat saat memimpin Rapat Kerja Pembahasan Ranperda Perubahan APBD Tahun Anggaran 2021 di Apartemen Transit, Rancaekek, Kabupaten Bandung. 
Jumat,  (24/9/2021). 

KABUPATEN BANDUNG.LENTERAJABAR.COM ,  -- Pimpinan dan Anggota Komisi IV DPRD Provinsi Jawa Barat Melakukan Rapat Kerja Pembahasan Ranperda Perubahan APBD Tahun Anggaran 2021 Dengan 7 Mitra Kerja Komisi IV di Apartemen Transit, Rancaekek, Kabupaten Bandung.Jumat,  (24/9/2021). 

Ketua Komisi IV DPRD Provinsi Jawa Barat, KH. Tetep Abdulatip mengatakan bahwa tidak dapat dipungkiri adanya refocusing berdampak terhadap program kerja (proker)  di tiap-tiap Organisasi Perangkat Daerah (OPD ) khususnya mitra kerja Komisi IV menjadi terganggu.

Lebih lanjut dikatakan pak Kyia sapaan akrab Tetep,anggaran di tiap-tiap OPD  mitra Komisi IV akan terjadi pergeseran, namun kami mengharapkan pergeserannya masih bisa dipertahankan untuk memenuhi hal - hal yang sangat penting dan tidak dapat ditunda di perubahan,tutur politisi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) ini di Rancaekek, Kabupaten Bandung.

Tetep mengatakan jika nantinya usulan - usulan yang diberikan mitra kerja Komisi IV tidak dapat diakomodir seluruhnya,diharapkan OPD tetap serius dan mitra fokus dalam mengeksekusi program-program yang sudah ada di tiap OPD,papar politisi partai berlambang bulan sabit kembar ini.

Ditambahkan mantan pimpinan sementara DPRD Jabar ini,jika ada beberapa usulan yang diberikan mitra kerja Komisi IV tidak dapat diakomodir seluruhnya, kami mendorong kepada para mitra untung serius dalam mengeksekusi program, jadi begitu nanti ditetapkan APBD itu bisa segera dilaksanakan ,pungkas wakil rakyat daerah pemilihan (dapil) Jabar XV meliputi Kabupaten Tasikmalaya dan Kota Tasikmalaya ini.(Rie/Red)