.

Menaker Minta ASN Terapkan Tujuh Nilai Dasar Core Values

Caption : Sekjen Kementerian Ketenagakerjaan Anwar Sanusi

JAKARTA,LENTERAJABAR.COM
,–Up grade skill Aparat Sipil Negara atau ASN di zaman milineal seperti saat ini patut dilaksanakan dan dikembangkan sehingga paham dengan tupoksi yang akan dilakukan dalam menjalankan tugasnya. Selain itu, ASN juga akan lebih mudah melayani publik.

Sekjen Kementerian Ketenagakerjaan Anwar Sanusi mengatakan, terkait hal  agar setiap ASN di lingkungan Kemnaker dapat memahami dan menerapkan tujuh nilai dasar Core Values "BerAKHLAK" dan Employer Branding Aparatur Sipil Negara (ASN) dengan semboyan "Bangga Melayani Bangsa".

Ketujuh nilai dasar Core Values "BerAKHLAK tersebut, adalah Pelayanan, Akuntabel, Kompeten, Harmonis, Loyal, Adaptif, dan Kolaboratif.

"Sebagaimana arahan Bu Menteri Ida Fauziyah, Core Values BerAKHLAK dan Employer Branding ASN Bangga Melayani Bangsa ini harus ditindaklanjuti secara nyata oleh seluruh pegawai Kementerian Ketenagakerjaan," kata Sekjen Anwar saat Apel pagi dan doa bersama melalui virtual, Senin (13/9/2021). Apel pagi itu mengusung tema "Mengawal Nilai Berakhlak, Berakhlak untuk Kinerja Prima Kementerian Ketenagakerjaan".

Ia mengatakan, untuk melaksanakan Core Values BerAKHLAK dan Employer Branding ASN Bangga Melayani Bangsa ini, cara berpikir yang harus dilakukan seluruh pegawai Kemnaker adalah bagaimana dapat melakukan kinerja baik dan belajar meningkatkan kapasitasnya.

“Kalau mindset-nya seperti itu, maka akan menghasilkan birokrasi yang profesional dan akan terlihat bahwa keberlangsungan karir seorang ASN sangat ditentukan oleh kinerja dan kapasitasnya," ujarnya.

Ia menambahkan, Kementerian Ketenagakerjaan juga terus melakukan pembenahan internal pegawainya menuju birokrasi berkelas dunia di tahun 2024. Pembenahan dilakukan dalam bentuk transformasi (struktural, kultural, dan digital), adaptasi (kebijakan dan kompetensi), dan adopsi (sistem dan teknologi).

“Ini agar Kementerian Ketenagakerjaan menjadi role model terhadap peningkatan kapasitas SDM Indonesia yang berintegritas dan berdaya saing,” ujarnya.

Untuk mencapai target tersebut, Anwar mendorong internal pegawai Kemnaker agar mempunyai ekspektasi talent menjadi ASN, yaitu terbukanya kesempatan mengembangkan diri, terbukanya kesempatan untuk pengembangan karir, kesejahteraan melalui sistem reward dan recognition (pengakuan dan penghargaan) yang adil, dan adanya rasa bangga untuk berkontribusi dalam melayani bangsa.**