.

Disparbud Jabar Kembangkan Paralayang di Gunung Karamat Cisolok Sukabumi


Destinasi Wisata  baru Gunung Karamat Cisolok Sukabumi tempat bermain paralayang

SUKABUMI.LENTERAJABAR.COM, --Pemerintah Provinsi Jawa Barat melalui Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) Jawa Barat terus menggali potensi wisata, di wilayah Jawa Barat.  Seperti potensi yang ada di Gunung Karamat Cisolok Sukabumi.

Kepala Bidang (Kabid) Destinasi Wisata Disparbud Jawa Barat Iwan Priyatna mengatakan, potensi Gunung Karamat Cisolok Sukabumi mempunyai Daya Tarik Wisata (DTW) alam dan ekowisata kebun Kopi.

"Daya Tarik Wisata tersebut akan di kembangkan menjadi berbagai macam aktivitas wisata seperti track sepeda downhill, camping ground, offroad, selain itu juga Paralayang, dan ekowisata kebun kopi,"ungkapnya disela Kegiatan Pembukaan Daya Tarik Wisata (DTW) Paralayang di Gunung Karamat  dan kunjungan ke Wisata Budaya Kampung Adat Cipta Mulya Cisolok Sukabumi, Rabu (12/8/2020).

Dikatakannya juga, untuk pengembangan tahap awal, pemerintah Provinsi maupun daerah melakukan kegiatan observasi daya tarik wisata Paralayang di Desa Gunung Karamat Kecamatan Cisolok Kabupaten Sukabumi. Kegiatan itu memperkerjakan 75 orang warga setempat, dalam program padat karya.

"Dalam pembukaan daya tarik wisata di daerah ini, dilibatkan juga warga sekitar dalam padat karya. Ini juga merupakan salah satu program kita (padat karya) untuk recovery pandemi Covid-19,"ucapnya.

Ditambahkannya, banyak potensi pengembangan Daya Tarik Wisata di Gunung Karamat seperti paralayang, keindahan alam dan  ekowisata. Selain itu, kondisi klimatologi dan isu lahan serta perbatasan kawasan, juga potensi yang harus digali dan dikembangkan.

Diakui, Iwan, saat ini potensi yang ada khususnya di Gunung Karamat, belum dikembangkan secara komprehensif. Gunung Karamat mempunyai potensi unik untuk pecinta wisata alam khususnya penggemar Paralayang.

"Ini belum sepenuhnya dikembangkan. Gunung Karamat memiliki potensi yang cukup unik, potensi untuk Paralayang. Uniknya dimana saat musim angin Selatan, ini masih dapat digunakan untuk terbang (paralayang),"ujarnya.

Sementara saat mengunjungi Kampung Adat Cipta Mulya, di Cibinbong Desa Sinar Resmi Kecamatan Cisolok Sukabumi, Iwan mengungkapkan perlu adanya pengembangan untuk potensi wisata budaya yang ada di Kampung Adat Cipta Mulya.

"Ini juga sebagai potensi wisata budaya. Masyarakat disini (Kampung Adat Cipta Mulya) masih memegang teguh tradisi leluhur, masih dilakukan kebiasaan warisan budaya itu disini. Misalnya ritual ketika akan menanam padi atau panen. Potensi yang perlu dikembangkan,"tandasnya.

Sementara Kadis Pariwisata Kabupaten Sukabumi Usman Jaelani mengatakan, banyak potensi wisata di wilayah Kecamatan Cisolok yang harus dikembangkan. 

"Seperti di Cikelat, Caringin, Cicadas, Gunung Tanjung, dan Wanajaya memiliki potensi wisata alam dan agro wisata. Sementara Desa Cikahuripan, Cisolok, Karang Papak, dan Pasir Baru memiliki potensi wisata alam dan sumber daya kelautan atau wisata bahari,"ucapnya.

Dalam pembukaan pembukaan Daya Tarik Wisata (DTW) Paralayang di Gunung Karamat Cisolok Sukabumi, hadir juga pemerhati  Pariwisata Dadang Hendar, Ketua Pokdarwis Kabupaten Sukabumi, Kades dan masyarakat Gunung Karamat serta Hari Sang Aero Paralayang.(Rie/Red)