.

Wakil Ketua DPRD Sidak Ke Bulog Pantau Ketersedian Bahan Pokok

Achmad Ru’yat Wakil Ketua DPRD Jabar saat inspeksi mendadak (sidak)  ke Gudang Bulog Bogor Selasa (5/5/2020).

BOGOR.LENTERAJABAR.COM,-Wakil Ketua DPRD Jabar Achmad Ru’yat,melaksanakan  inspeksi mendadak (sidak)  ke Gudang Bulog Bogor di Dramaga, Kabupaten Bogor, Selasa (5/5/2020).

Politisi Partai Keadilan Sejahtera ini melakukan peninjauan tersebut dilakukan dalam rangka memastikan stok  bahan pokok kebutuhan warga baik itu beras, minyak, gula, tepung dan lainnya di daerah Bogor dalam kondisi aman dan lancar.

Lebih lanjut dikatakan legislator partai berlambang bulan sabit kembar ini kepada media, sesuai dengan tugasnya sebagai wakil rakyat yang memiliki  fungsi pengawasan guna memastikan stok ketersediaan beras buat masyarakat,papar pria kelahiran Serang 9 September 1966 ini.

Achmad Ru’yat saat sidak ini diterima langsung Kepala Cabang Bulog Cianjur Pak Hidayatullah di Gudang Bulog Bogor Jl. Nasional 11, Babakan, Kec. Dramaga, Bogor.

Menurut Ru'yat berdasarakan hasil konfirmasi ke Pak Benhur Ngkaimi, Kepala Divisi Regional Jawa Barat bahwa, stok beras sampai akhir tahun aman. Stok beras Bulog Divisi Regional Jawa Barat sebanyak 230.000 ton,tutur wakil rakyat daerah pemilihan (dapil) Jabar VI Kabupaten Bogor.

Legislator senior PKS ini meminta Bulog wilayah Jawa Barat agar terus memaksimalkan penyerapan panen padi di lumbung-lumbung padi Karawang, Cirebon, Indramayu, Majalengka dan wilayah Jabar lainnya.

Pada kesempatan ini Ru’yat menyampaikan terima kasih atas kerja sama dengan Pemda Kabupaten Bogor dalam penyediaan bantuan sosial (bansos) beras Pemda Kabupaten Bogor kepada warga terdampak pandemi covid-19,tutur pria yang bertempat tinggal di Bogor Raya Permai Blok FD 4/20 Kelurahan Curug Kecamatan Bogor Barat Kota Bogor ini.

“Terima kasih kepada Pemda Kabupaten Bogor  atas kerjasama dengan TNI pada distribusi bantuan sosial untuk memastikan distribusi aman pada wilayah-wilayah yang dilakukan secara bertahap.telah menyalurkan bantuan 30 kg beras per kepala keluarga yang terdampak pandemi covid 19 sebanyak 18.000 ton yang diberikan selama 3 bulan atau 6.000 ton per bulan,”pungkas Ru'yat.(Rie/Red)