.

Irwasum Polri, Komjen Pol. Muchgiarto : Polda Jabar Percontohan Peluncurkan Posko & Aplikasi E-Dumas

Irwasum Polri Komjen Pol. Moechgiyartosaat  meluncurkan posko dan aplikasi E-Dumas (pengaduan masyarakat online) terpadu, di Mapolda Jabar Jalan Soekarno Hatta no 748 Kota Bandung, Jumat (14/2/2020).
BANDUNG.LENTERAJABAR.COM,- Kepolisian Daerah (POLDA) Jawa Barat meluncurkan posko dan aplikasi E-Dumas (pengaduan masyarakat online) terpadu, di Mapolda Jabar, Jalan Soekarno Hatta no 748 Kota Bandung, Jumat (14/2/2020).

Peresmian dipimpin Irwasum Polri Komjen Pol. Moechgiyarto didampingi Kapolda Jabar Irjen Pol. Rudy Sufahriadi dan Wakapolda Jabar Brigjen Pol. Akhmad Wiyagus. Hadir pada acara itu seluruh Itwasda se-Indonesia, Kapolrestabes Bandung, Kapolresta Bandung, Kapolresta Bogor, seluruh Kapolres di jajaran Polda Jabar dan Pejabat di Mapolda Jabar.

Irwasum Polri, Komjen Pol. Muchgiarto mengatakan, posko dan aplikasi E-Dumas atau pengaduan masyarakat online dibangun guna meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat. Khususnya terkait pengaduan masyarakat,tuturnya.

Lebih lanjut di katakan jendral bintang tiga,posko ini dibangun supaya betul-betul bisa menampung aspirasi masyarakat yang mempunyai permasalahan dalam prosesnya itu terjadi keterlambatan dan sebagainya, dia bisa melaporkan ke E-Dumas terpadu ini," ucap Muchgiarto.

Menurut Muchgiarto, pendirian posko dan aplikasi E-Dumas ini merupakan komitmen Kapolri Jendral Idham Azis dalam rangka menciptakan anggota kepolisian yang profesional,papar mantan Kapolda Metro Jaya ini.

"Kita ketahui bahwa salah satu organ prioritas bapak Kapolri yakni penguatan, pengawasan dan mempunyai tujuan bagaimana untuk mengurangi supaya tidak terjadi pelanggaran yang dilakukan oleh anggota," ujarnya.
Polda Jabar juga merupakan pilot project atau percontohan bagi Polda tipe A lainnya di Indonesia. Setelah sukses di Polda Jabar, Polda tipe A lainnya pun akan segera menyusul mendirikan posko dan melaunching aplikasi E-Dumas.

"Ya, ini yang pertama makanya saya katakan kita hadirkan Itwasda se-Indonesia supaya bisa mencontoh ini. Tapi saya prioritaskan dulu Polda tipe A yakni Jawa, Bali, Sulsel dan Sumut," ungkap Muchgiarto.
Kapolda Jabar, Irjen Pol. Rudy Sufahriadi menuturkan, diharapkan dengan adanya posko dan aplikasi E-Dumas dirinya dapat mengetahui secara langsung permasalahan yang ada di masyarakat. Mulai dari masyarakat di tingkat Polsek hingga Polres.

"Yang paling penting adalah saya selaku kapolda Jabar bisa cepat tahu apa keluhan masyarakat dari tingkat Polsek sampai Polres. Saya nanti bisa melihat di sini. Itu yang pertama," tutur Rudy.

Selain memudahkan pengawasan, Rudy juga menambahkan, masyarakat diyakini akan lebih mudah dalam memberikan laporan atau aduan kepada Polisi melalui aplikasi E-Dumas. Laporan dan aduan masyarakat pun dinilainya akan lebih mudah direspon.

"Jadi masyarakat tidak perlu lapor lagi ke mana-mana, enggak perlu lagi. Jadi lapor ke E-Dumas semua bisa menampung dan satu tempat kita menyesuaikan di situ laporannya, kita akan tindak lanjuti. Mau ke mana laporannya, nanti akan kita pelajari," pungkas jendral bintang dua ini.(Rie/Rel)