.

Wagub Jabar Buka Acara Hari Aksara Internasional ke-54 tahun 2019

GARUT,LENTERAJABAR.COM,-Wakil Gubernur Jawa Barat, Uu Ruzhanul Ulum, mengatakan Hari Aksara Internasional atau International Literacy Day menjadi momentum untuk mengingatkan masyarakat soal pentingnya membaca dan mendorong sejumlah pihak guna memberantas buta huruf.

“Hari aksara mengingatkan kembali masyarakat agar melek huruf dan gemar membaca, membaca, dan membaca,” kata Uu saat menghadiri Peringatan Hari Aksara Internasional Tingkat Provinsi Jawa Barat Tahun 2019 di halaman Pendopo Kabupaten Garut, Kamis(14/11/2019).

Menurut Uu, Pemerintah Provinsi Jawa Barat terus berupaya meningkatkan minat membaca masyarakat. Salah satunya dengan menghadirkan Kolecer (Kota Literasi Cerdas) dan Candil (Maca Dina Digital Library).

Uu menjelaskan, Kolecer sudah disebarkan ke-27 kabupaten dan kota di Jabar. Melalui inovasi, Kolecer bisa ditempatkan di mana saja. Di desa, Kolecer bisa ditempatkan di balai desa, sedangkan di perkotaan, Kolecer bisa dihadirkan di trotoar atau taman.

Sedangkan Candil, tambah Uu, merupakan e-Library yang menyediakan lebih dari 500 judul e-Book. Jumlah tersebut akan terus bertambah setiap tahunnya. "Inilah inovasi memperkuat budaya literasi di Jawa Barat," ujarnya.

Uu pun menyatakan, salah satu cara menghindari berita bohong atau hoaks dengan meningkatkan literasi. "Dengan membaca kita dapat ilmu, pengetahuan. Seseorang bisa sukses dengan banyak membaca, membaca itu penting," ujarnya.

Selain itu, kata Uu, Pemda Provinsi Jabar pun sedang memberantas buta huruf Alquran dengan menggagas sejumlah program, seperti Magrib Mengaji dan Satu Desa Satu Hafidz (Sadesa). Program itu juga diluncurkan untuk meningkatkan pengetahuan agama, khususnya generasi muda. "Termasuk pemberantasan buta huruf Alquran dengan Maghrib mengaji, dan Sadesa, bekerja sama kiai, para ulama, dan ormas Islam," katanya.

Sementara itu, Bupati Garut H, Rudy Gunawan menyampaikan selamat datang kepada seluruh peserta HAI ke 54 dari 27 kabupaten kota yang hadir dalam peringatan HAI ini, selain itu Bupati juga mengapresiasi atas kinerja Dinas Pendidikan Garut yang telah sukses menggelar acara ini hingga selesai.

”Saya mengucapkan selamat datang dan terima kasih atas partisipasi para peserta peringatan HAi ke 54 tingkat provinsi Jabar yang hadir dari 27 kabupaten/kota di kabupaten Garut, saya melihat antusias peserta yang hadir ke kabupaten Garut sangat bagus, Insya Alloh di peringatan HAI yang akan dilaksanakan di kabupaten Ciamis, kabupaten Garut akan memboyong lebih banyak lagi peserta sebagai komitmen Pemkab Garut mendukung gelaran ini,” janji Bupati H Rudy Gunawan.

Dikatakan Rudy, Garut merupakan salah satu kabupaten terendah RLS di provinsi Jawa Barat, akan tetapi Pemkab Garut akan terus berupaya semaksimal mungkin untuk menyelesaikan RLS dengan berbagai program yang telah direncanakan.

”Kita akan terus bekerja maksimal untuk menyelesaikan RLS dan meningkatkan IPM pendidikan kabupaten Garut dengan program -program yang telah direncanakan oleh Pemkab Garut” papar Rudy.
 
Dirjen Pendidikan Anak Usia Dini dan Pendidikan Masyarakat (PAUD-Dikmas) Kemendikbud, Harris Iskandar, mengatakan Hari Aksara Internasional diperingati untuk memberantas buta huruf. "Maka semua elemen bersepakat melakukan startegi dalam pemberantasan buta huruf," pungkasnya.(Rie/Rel)