Notification

×

Iklan

Iklan

DPRD Jabar Minta KPAP Tindak Lanjuti Temuan Ratusan Gay

Minggu, 11 November 2018 | 17:30 WIB Last Updated 2018-11-12T09:31:48Z
BANDUNG,LENTERAJABAR.COM-Berdasarkan terkait adanya temuan 4.000an gay yang terdiri dari remaja dan dewasa yang  berasal dari daerah Kabupaten Bekasi, bukan hanya Gay di Karawang yang bergabung, tetapi juga daerah Cikarang dan Bekasi.

Menindak lanjuti adanya laporan dari Kepolisian Resort Karawang ke KPAD Kabupaten Bekasi
Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah  Provinsi  Jawa Barat dari daerah Pemilihan Bekasi  yang juga Ketua Komisi I DPRD Jabar H.Syahrir,SE, meminta Komisi Penanggulangan HIV/AIDS Provinsi (KPAP) Jabar menindaklanjuti dan memberikan perhatian atas adanya  temuan ribuan remaja Gay di Kabupaten Bekasi.

Lebih lanjut dikatakan legislator  partai Gerindra ini mengatakan, “Saya sudah meminta KPA Provinsi Jabar untuk menjadikan perhatian atas temuan ribuan penyimpangan seks remaja di Kabupaten Bekasi,” tutur  Syahrir,saat diminta tanggapannya oleh wartawan melalui telpon genggamnya, Minggu (11/11).

Menurut politisi bergambar burung Garuda ini , pihaknya  telah meminta KPA Provinsi segera melakukan koordinasi dengan Pemerintah Kabupaten/Kota se Jawa Barat.

“Saya sudah sampaikan kepada KPA Provinsi agar kasus ini menjadi perhatian kita di Jabar dan segera berkoordinasi dengan Pemda-Pemda,” kata Syahrir

Menanggapi temuan tersebut Kepala Sekretariat Komisi Penanggulangan HIV/AIDS Provinsi (KPAP) Jabar, Iman Tedjarachmana, menyatakan Terkait jumlah Gay yang dilansir KPAD Kabupaten Bekasi, KPAP Jabar tidak bisa menilainya. “Kami tidak bisa menilai, karena kami tidak mengetahui metoda perhitungan yang dilakukan KPAD Kabupaten Bekasi serta jejaring mana yang digunakan,” ungkapnya

Sementara hasil pemetaan yang dilakukan pihaknya  melalui jejaring KPAP pada Desember 2017 pada kelompok LSL di Kabupaten Bekasi yang tervalidasi ada 1.770 LSL yang terpetakan di 77 hotspot,” kata Iman.

Menurut Iman, sepanjang pengetahuan KPAP adalah sulit mendata jumlah LSL jika tanpa jaringan. “Mendata kelompok Gay jauh lebih sulit, karena Gay berbeda dan lebih kompleks dari LSL,” pungkasnya.(Ari/Red)
×
Berita Terbaru Update