BANDUNG,LENTERAJABAR.COM-Menjalin kekompakan sesama aparat keamanan untuk menjaga kondusifitas Komando Daerah Militer (KODAM ) III Siliwangi, Komando Garnisun Tetap II serta Polda Jabar, menggelar kegiatan Comander Call bagi para pimpinan satuan wilayah di Provinsi Jabar, di Gedung Graha Manggala Siliwangi jalan Aceh kota Bandung, Jumat (24/11/2017).
Pangdam III Siliwangi, Mayjen TNI Doni Monardo menegaskan, jangan ada lagi pertikaian antara TNI dan Polri di Jabar."Biasanya hal sepele, tetapi saya tegaskan jangan lagi terjadi di Jabar. Misalnya masalah razia lalulintas, TNI harus menghormati kegiatan teman teman Polri. Untuk itu saya berharap Polri bisa membantu mendorong proses pembuatan SIM, apabila terdapat anggota TNI yang belum memiliki SIM.
Sehingga jika ditilang, jangan ada tindakan sampai berselisih. Serahkan saja, dokumen apa yang dimiliki, tidak masalah, kalau kendaraan disita, pulang saja ke satuan, atau lapor ke Pangdam," jelas jendral bintang dua ini dihadapan sekitar 500 prajurit perwira pertama, dan menengah TNI dan Polri.
Doni berharap, ego sektoral dihilangkan, karena tugas TNI dan Polri adalah menjaga tegaknya NKRI. "TNI Polri harus sinergi. Di masa selain perang, teman- teman Polri berada di depan, tapi TNI siap membantu sepenuhnya," tegas mantan Danpaspampres ini.
Sementara Kapolda Jabar, Irjen Pol Agung Budi Maryoto, menjelaskan, kegiatan ini memberi warna baru sinergitas TNI dan Polri.
"Ini menjadi komitmen bagi Polri untuk terus bersinergis dengan TNI. Kegiatan ini juga akan dilaksanakan dalam enam bulan kedepan, baik di markas TNI atau Polri," paparnya.
Menyikapi masih sering terjadinya pertikaian antar anggota, Polda Jabar akan membentuk tim bersama Kodam untuk terus meningkatkan persaudaraan dalam kegiatan bersama.
"Kita akan membahas hal itu, karena ini harus jadi komitmen agar tak ada lagi perseteruan anggota TNI dan Polri," paparnya. (Red/Rls)
