Notification

×

Iklan

Iklan

Gubernur Jabar Minta Menko Kemaritiman Menjadi Komandan Penataan Sungai Citarum

Rabu, 22 November 2017 | 12:54 WIB Last Updated 2017-11-22T05:55:18Z
BANDUNG,LENTERAJABAR.COM-Mentri Koordinator Bidang Kemaritiman Luhut B. Pandjaitan mengungkapkan Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan meminta dirinya untuk menjadi “Komandan” dalam hal penataan Sungai Citarum.
Demikian hal tersebut diungkapkan Luhut B. Pandjaitan di acara Lokakarya Penataan Sungai Citarum di Hotel Aryaduta, Jalan Aceh , Kota Bandung, Rabu (22/11/2017).

"Kami bertekad bersama sama Gubernur Jawa Barat, Kapolda Jabar, Pangdam Siliwangi dan pihak-pihak terkait mengatasi permasalahan Sungai Citarum," kata Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman Luhut B. Pandjaitan dihadapan puluhan wartawan.

Bahkan Menteri Perindustrian dikatakannya sudah mengimbau agar industri-industri tidak membuang limbah ke sungai Citarum. Jika ada industri yang membuang limbah ke sungai Citarum, maka akan terkena biaya pembuangan limbah industri.

"Industri-industri yang ada di sepanjang Sungai Citarum saat ini berjanji tidak merusak kualitas air Sungai Citarum, karena sepanjang Sungai Citarum terdapat 90 persen masyarakat yang bergantung pada Sungai Citarum," tegasnya.

Lebih lanjut Luhut mengatakan, saat ini banyak masyarakat yang kerap membuang sampah plastik ke Sungai Citarum. Padahal di sungai tersebut masih banyak terdapat ikan yang masih dikonsumsi masyarakat.

Untuk itu diperlukan langkah serius dari pemerintah baik daerah maupun bantuan dari pusat serta masyarakat agar Sungai Citarum bisa Bestari (Bersih Sehat dan Lestari).

"Ini masalah besar, maka kita duduk bersama-sama dan mengimbau agar industri dan masyarakat tidak membuang sampah sembarangan ke Sungai Citarum, karena ini menyangkut masa depan dan generasi yang akan datang,” katanya.

“Sungai Citarum harus ditata dengan baik, tetapi tidak selalu harus dengan anggaran yang besar, karena banyak CSR yang membantu untuk mengatasi masalah Sungai Citarum. Tetapi kita tidak minta-minta dana kepada industri untuk mengatasi masalah Sungai Citarum. Kapolda Jabar sendiri sudah menerapkan UU dan pasal-pasal pidana untuk menjerat pihak-pihak yang mencemari Sungai Citarum,” pungkasnya.(Red)
×
Berita Terbaru Update