Notification

×

Iklan

Iklan

Anggota DPRD Mendukung Perampingan OPD Pemprov Jabar Guna Efisien

Sabtu, 12 September 2026 | 08:38 WIB Last Updated 2026-09-15T13:39:28Z

Caption : Anggota Komisi I DPRD  Provinsi Jabar yang membidangi pemerintahan, Mayjen (Purn) Dr. Taufik Hidayat, SH, MH, (foto Ist)


KOTA BANDUNGLENTERAJABAR.COM
, - Pemerintah Provinsi(Pemprov) Jawa Barat (Jabar) berencana menggabungkan sejumlah Organisasi Perangkat Daerah (OPD) menjadi satu kesatuan.


Pemprov Jabar secara resmi menyampaikan dalam Nota pengantar Ranperda tentang Pembentukan dan Susunan Perangkat Daerah.Pada sidang paripurna DPRD Jabar yang berlangsung 11 September 2026


Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi mengatakan  penggabungan dilakukan sebagai bentuk efesiensi anggaran yang saat ini sedang dilakukan Pemerintah Provinsi Jawa Barat.“Ya efisiensi. 


Menurut KDM, penggabungan ini berdampak juga pada biaya rutin pemerintah, seperti kantor, perjalanan dinas maupun Alat Tulis Kantor (ATK).


Dalam Ranperda tersebut, diusulkan adanya penggabungan beberapa Organisasi Perangkat Daerah ( OPD). Dengan demikian jumlah OPD di lingkungan Pemprov Jabar akan mengalami pengurangan.


Anggota Komisi I DPRD  Provinsi Jabar yang membidangi pemerintahan, Mayjen (Purn) Dr. Taufik Hidayat, SH, MH, menyebut rencana perampingan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dari 38 menjadi 32 dapat membuat kinerja pemerintahan lebih efisien.


Kang Taufik sapaan akrab anggota fraksi Gerindra DPRD  Provinsi Jabar mendukung langkah Pemerintah Provinsi Jawa Barat menggabungkan sejumlah OPD yang memiliki tugas dan fungsi serumpun,dalam keterangannya kepada media baru-baru ini.


Menurutnya, struktur birokrasi yang lebih ramping dapat meningkatkan efektivitas kerja sekaligus menekan beban belanja rutin daerah, tanpa mengorbankan kualitas pelayanan publik.


Penataan tersebut mempertimbangkan prinsip ketepatan fungsi, ketepatan ukuran, ketepatan proses, efektivitas koordinasi, efisiensi penggunaan sumber daya, serta kemampuan organisasi dalam beradaptasi terhadap perubahan lingkungan strategis.


Diharapkan dengan adanya rasionalisasi kelembagaan dapat berjalan secara terarah. Sehingga mendukung terwujudnya pemerintahan yang profesional, efektif, efisien, serta mampu memberikan pelayanan publik yang semakin cepat, tepat, dan berkualitas" pungkas wakil rakyat dari daerah pemilihan Jabar 2 Kabupaten Bndung ini.(red/ap)

×
Berita Terbaru Update