Notification

×

Iklan

Iklan

DPRD Jabar Dorong Pelestarian Sejarah dan Penguatan Sinergi untuk Kemajuan Cirebon

Selasa, 16 Juni 2026 | 19:11 WIB Last Updated 2026-06-16T12:11:19Z


KOTA CIREBON.LENTERAJABAR.COM
,--DPRD Provinsi Jawa Barat menilai, Cirebon memiliki posisi strategis sebagai salah satu pusat sejarah dan kebudayaan yang masih menjaga warisan leluhur hingga saat ini. Keberadaan empat kesultanan menjadi bukti nyata bahwa Cirebon memiliki peran penting dalam perjalanan sejarah bangsa yang harus terus dijaga dan dilestarikan. Hal itu diungkapkan Anggota DPRD Provinsi Jawa Barat, Daddy Rohanady seusai menghadiri Rapat Paripurna DPRD Kota Cirebon dalam rangka Hari Jadi Kota Cirebon ke-599, Selasa (16/6/2026).


“Selamat Hari Jadi Kota Cirebon ke-599 kepada Wali Kota, Wakil Wali Kota, DPRD Kota Cirebon, dan seluruh masyarakat Kota Cirebon. Ini adalah usia yang sangat matang dan menunjukkan betapa besar peran Cirebon dalam sejarah Jawa Barat. Keberadaan empat kesultanan menjadi bukti perjalanan panjang peradaban yang hingga kini masih terjaga,” ujar Daddy. 


Daddy juga menyampaikan apresiasi dan ucapan selamat kepada seluruh masyarakat Kota Cirebon atas peringatan Hari Jadi Kota Cirebon ke-599. Menurutnya, usia hampir enam abad menjadi bukti panjangnya perjalanan sejarah serta besarnya kontribusi Kota Cirebon dalam perkembangan peradaban di Jawa Barat maupun Indonesia. Sebagai wakil rakyat dari Daerah Pemilihan XII Kabupaten/Kota Cirebon, Daddy menegaskan bahwa Pemerintah Provinsi Jawa Barat terus menunjukkan komitmennya dalam mendukung pembangunan dan pelestarian kawasan bersejarah di Cirebon. Hal tersebut terlihat dari sejumlah program penataan yang telah dilakukan, mulai dari revitalisasi kawasan Alun-Alun Kasepuhan, penataan Alun-Alun Masjid Agung At-Taqwa, hingga renovasi Gedung Negara Cirebon.


“Pak Gubernur juga telah menyampaikan komitmennya untuk menata berbagai peninggalan sejarah yang menjadi identitas Cirebon. Saya kira berbagai penataan yang sudah dilakukan menjadi bukti nyata kehadiran Pemerintah Provinsi Jawa Barat dalam mendukung kemajuan dan pelestarian warisan budaya di Cirebon,” katanya.



Lebih lanjut, Daddy menilai tema Hari Jadi Kota Cirebon tahun ini, ‘Manunggal Winangun Caruban’, mengandung makna yang sangat relevan dengan tantangan pembangunan saat ini. Menurutnya, kemajuan daerah hanya dapat dicapai melalui kolaborasi dan kesamaan visi seluruh pemangku kepentingan.


“Tema ini mengajarkan bahwa membangun Cirebon tidak bisa dilakukan oleh satu pihak saja. Pemerintah daerah, DPRD, masyarakat, pemerintah provinsi, hingga pemerintah pusat harus memiliki tujuan dan semangat yang sama. Ketika seluruh stakeholder bersatu, maka kesejahteraan masyarakat akan lebih mudah diwujudkan,” ungkapnya.


Daddy mengharapkan, momentum Hari Jadi Kota Cirebon ke-599 dapat semakin memperkuat sinergi seluruh elemen masyarakat dalam membangun daerah. Dengan kekayaan sejarah, budaya, dan potensi yang dimiliki, ia optimistis Cirebon akan terus berkembang menjadi kota yang maju, berdaya saing, dan tetap menjaga jati dirinya sebagai salah satu pusat peradaban penting di Jawa Barat.


“Semangat kebersamaan harus terus dijaga. Saya yakin dengan sinergi yang kuat dan komitmen bersama, Cirebon akan semakin maju, sejahtera, dan menjadi kebanggaan masyarakat Jawa Barat,” pungkasnya.*


×
Berita Terbaru Update