Notification

×

Iklan

Iklan

Tati Supriati Irwan dan Pansus XII Perdalam Materi Raperda Kunker ke Disparbud Pangandaran

Jumat, 13 Februari 2026 | 18:25 WIB Last Updated 2026-02-13T14:55:33Z

Caption : Anggota Pansus XII DPRD Provinsi Jawa Barat  Tati Supriati Irwan,S.Sos


KABUPATEN PANGADARAN.LENTERAJABAR.COM
,- Anggota Pansus XII DPRD Provinsi Jawa Barat dari Fraksi Parati Golkar, Tati Supriati Irwan,S.Sos bersama pimpinan dan anggota melaksanakan kunjungan kerja (kunker) ke Dinas Pariwisat dan Kebudayaan (Disparbud)Jl.Kidang Pananjung No.3,Kabupaten Pangandaran Rabu (11/2/2026).


Menurut bunda Tati srikandi partai berlambang pohon beringin, kunker ini untuk mendapatkan data dan melakukan pendalaman terkait Rancangan Peraturan Daerah tentang Pemajuan Kebudayaan Jawa Barat,jelas wakil rakyat dari daerah pemilihan (dapil) Jabar III Kabupaten Bandung Barat ini.


Dalam kegiatan tersebut, Pansus XII melakukan diskusi dan koordinasi dengan jajaran Disparbud Kabupaten Pangandaran guna menghimpun masukan terkait kebijakan, program, serta fasilitas pendukung pemajuan kebudayaan di daerah.


Lebih lanjut dikatakan anggota komisi II DPRD Provinsi Jawa Barat yang membidangi perekonomian ini,“Melalui kunjungan ini, DPRD Provinsi Jawa Barat berharap penyusunan Raperda tentang Pemajuan Kebudayaan Jawa Barat dapat disempurnakan dengan mempertimbangkan kondisi faktual di daerah,” tuturnya.



Selain itu Kunjungan ini menekankan pentingnya memasukkan aspek sejarah lokal dan kekayaan tradisi spesifik daerah sebagai fondasi utama naskah akademik Raperda, agar identitas budaya daerah terjaga.


Menurutnya Pangandaran sebagai kabupaten muda di Jawa Barat (hasil pemekaran) memiliki karakteristik budaya basisir (pesisir) yang unik, yang penting untuk diakomodasi dalam Raperda tingkat provinsi,ujar bunda tati.


Ditambahkan politikus yang aktif di Himpunan Wanita Karya(HWK)organisasi sayap partai golkar ini berharap regulasi yang dihasilkan mampu memberikan manfaat nyata bagi pelestarian dan pengembangan kebudayaan di Jawa Barat.


“Perlindungan dan Pemajuan keberagaman kebudayaan Jawa Barat merupakan kekuatan yang tidak hanya menjaga identitas daerah, tetapi juga menopang masa depan peradaban nasional,” pungkas legislator partai golkar yang ramah ini.(Red/AdPar)

×
Berita Terbaru Update