BANDUNG BARAT.LENTERAJABAR.COM,- Dewan Pimpinan Daerah Partai Gerindra Jawa Barat memperingati Hari Ulang Tahun ke-18 melalui kegiatan bertajuk “DPD Gerindra Jawa Barat Berbagi: Tausiyah dan Santunan Anak Yatim” di Hotel Horison, Kota Bandung, Kamis, 5 Februari 2026. Peringatan ini mengusung tema “Kompak, Bergerak, Berdampak,” dengan menempatkan aksi sosial sebagai pusat perayaan.
Sekitar 500 anak yatim dan anak madrasah dari Kota Bandung hadir dalam kegiatan yang dimulai pukul 10.00 WIB. Acara diisi dengan tausiyah oleh mubaligh KH. Miftah Fauzi, lalu dilanjutkan dengan penyerahan santunan sebagai bagian dari rangkaian tasyakur partai.
Sejumlah pimpinan partai tampak menghadiri kegiatan tersebut, antara lain Ketua DPD Partai Gerindra Jawa Barat H. Amir Mahpud, Sekretaris DPD yang juga Wakil Wali Kota Bekasi Dr. H. Abdul Harris Bobihoe, Bendahara DPD sekaligus Ketua Fraksi Gerindra DPRD Provinsi Jawa Barat Ir. Prasetyawati, serta Ketua DPRD Provinsi Jawa Barat yang juga Wakil Ketua DPD Gerindra Jawa Barat Bidang Organisasi, Kaderisasi, dan Keanggotaan OKK Dr. H. Buky Wibawa. Hadir pula anggota Fraksi Gerindra DPRD Provinsi Jawa Barat, jajaran pengurus DPD, serta pengurus daerah organisasi sayap partai tingkat provinsi.
Undangan khusus yang terlihat di lokasi antara lain Ketua Fraksi Gerindra DPRD Kabupaten Tasikmalaya Usman Kusmana, S.Ag., M.Si., dan Ketua DPC Gerindra Kota Bandung yang juga Wakil Ketua DPRD Kota Bandung Toni Wijaya, S.E., S.H.
Peringatan ulang tahun kali ini berlangsung tanpa seremoni berlebihan. Panitia menata agenda dengan pendekatan sederhana dan menyesuaikan semangat perayaan yang diarahkan pada kegiatan yang memberi manfaat langsung kepada masyarakat. Format tersebut menegaskan orientasi kerja partai yang semakin menitikberatkan kehadiran nyata di tengah publik.
Memasuki usia ke-18, Gerindra berada dalam fase konsolidasi politik yang semakin mapan. Di Jawa Barat, partai ini menempati posisi strategis sebagai pemenang pemilu legislatif tingkat provinsi dan memperluas pengaruh politik melalui keterwakilan kader di berbagai lembaga pemerintahan daerah. Pada tingkat nasional, kepemimpinan Ketua Umum partai yang kini menjabat sebagai Presiden turut memperkuat posisi Gerindra dalam peta politik.
Konteks ini menjadikan peringatan HUT sebagai ruang refleksi atas perjalanan organisasi menuju penguatan peran politik dan sosial. Tema “Kompak, Bergerak, Berdampak” merepresentasikan tiga agenda utama, yaitu menjaga soliditas internal, mempercepat kerja politik, serta memastikan setiap program menghadirkan dampak yang terukur bagi masyarakat.
Kegiatan tausiyah dan santunan dipilih sebagai simbol tasyakur sekaligus pengingat atas dimensi sosial yang melekat pada kerja politik. Bagi banyak organisasi, peringatan hari jadi menjadi ajang evaluasi dan penegasan arah gerak ke depan. Pola tersebut tampak dalam perayaan Gerindra Jawa Barat tahun ini.
Format peringatan yang lebih membumi mencerminkan kecenderungan baru dalam kultur perayaan politik, menjauh dari kemeriahan simbolik dan beralih pada aktivitas yang bersentuhan langsung dengan kebutuhan masyarakat. Di tengah kompetisi politik yang semakin dinamis, pendekatan ini menjadi penanda upaya partai dalam menjaga relevansi sosialnya.
Tasyakur di Bandung menandai kelanjutan perjalanan Gerindra sebagai organisasi politik yang terus memperkuat konsolidasi dan memperluas dampak, seiring meningkatnya harapan publik terhadap kinerja partai politik.(red/****)


